Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 10 Sep 2026 10:57 WIT

Tiga Siswa Papua Football Academy Dipanggil TC Timnas Indonesia U-16


					Dicky C. Marani dalam aksinya pada Turnamen International Football Championship 2026 di Malaysia. (Foto dok: PTFI) Perbesar

Dicky C. Marani dalam aksinya pada Turnamen International Football Championship 2026 di Malaysia. (Foto dok: PTFI)

KABARPAPUA.CO, Timika — Papua Football Academy (PFA) kembali mengirimkan tiga siswanya untuk mengikuti pemusatan latihan (Training Camp/TC) Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 pada 12 September hingga 11 Oktober 2026 di Surakarta, Jawa Tengah.

Ketiga siswa tersebut adalah Alfa Christiano Sawaki asal Nabire, Daniel Febrianto asal Merauke, dan Dicky Carthensz Marani asal Jayapura. Pemanggilan ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengikuti proses persiapan dan pengembangan Timnas Indonesia kelompok usia muda.

Program TC tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju sejumlah agenda kompetisi, di antaranya FIFA World Cup U-15, Piala Asia 2028, serta pembentukan Garuda United yang akan berlaga pada Elite Pro Academy U-18 musim 2026/2027.

“Ini merupakan pemanggilan keempat bagi siswa PFA untuk mengikuti TC Timnas U16 selama tahun 2026. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, baik secara teknis, karakter dan mindset sudah menjadi daya tarik tersendiri serta membuat Timnas Indonesia untuk terus melirik anak-anak dari Indonesia timur secara khusus PFA untuk mengikuti TC,” kata Direktur dan EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia Claus Wamafma.

Claus mengatakan, pemanggilan anak-anak didik PFA menunjukkan keberlanjutan proses pembinaan yang dijalankan PFA dan kesempatan ini semakin meningkatkan jumlah siswa PFA yang mendapat panggilan Timnas.

Alfa C. Sawaki setelah membobol gawang ADA Filipina, di IFC Malaysia 2026. (Foto dok: PTFI)

“Kami berharap pemanggilan siswa PFA ke Training Center Timnas terus bertambah setiap tahun. Yang terpenting bukan hanya kuantitas pemain yang dipanggil, tetapi juga kualitas mereka agar mampu bersaing dan tampil bersama pemain-pemain terbaik dari akademi sepak bola di Indonesia,” kata Claus.

Direktur Papua Football Academy, Wolfgang Pikal, menyambut positif kembali dipanggilnya siswa PFA untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia. “Saya sangat gembira, PFA kembali mengantarkan siswanya untuk bersaing di level Timnas. Saya sangat optimis, siswa kami bisa berkontribusi untuk Tim Nasional Indonesia,” ujarnya.

Menurut Wolfgang, pemanggilan tersebut menunjukkan Papua dan wilayah Timur Indonesia memiliki banyak talenta muda yang potensial untuk dikembangkan dan bersaing di tingkat nasional.

Selain Alfa, Daniel, dan Dicky, satu alumni PFA kelahiran 2011, Jasshen Janeiro Sokoy, kini melanjutkan pembinaan sebagai siswa Akademi Persebaya. Pemanggilan tiga siswa PFA ini memperkuat kontribusi akademi dalam membuka jalur bagi talenta muda Papua menuju pembinaan sepak bola nasoinal.

Melalui program latihan yang terstruktur, kompetisi, pendidikan, serta pembentukan karakter, PFA mempersiapkan siswa untuk terus berkembang secara menyeluruh dan bersaing di level yang lebih tinggi.

Daniel Febrianto dengan aksi passing nya, berperan sebagai jenderal tengah di lapangan. (Foto dok: PTFI)

Bagi ketiga pemain, kesempatan mengikuti TC selama kurang lebih satu bulan menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka untuk meningkatkan kemampuan teknis, pemahaman permainan, kondisi fisik, serta kesiapan mental dalam menghadapi tuntutan sepak bola kompetitif.

PFA berharap Alfa Christiano Sawaki, Daniel Febrianto, dan Dicky Carthenzs Marani dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal, terus menunjukkan perkembangan positif, serta memberikan kontribusi terbaik selama menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-16.

Keikutsertaan mereka di level nasional juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa PFA lainnya untuk terus menjalani proses pembinaan dan mengejar kesempatan membawa nama Papua dan Indonesia melalui sepak bola.

Papua Football Academy (PFA) merupakan program investasi sosial yang diinisiasi dan didanai penuh oleh PT Freeport Indonesia. Kehadiran PFA merupakan bentuk komitmen investasi sosial perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) Papua melalui jalur olahraga dan pendidikan.

PFA menerapkan standar pembinaan sepakbola modern yang dipadukan dengan pendidikan formal, pengembangankarakter, serta pembentukan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda Papua. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Freeport Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

2 September 2026 - 22:44 WIT

Incar 300 Pelari, Kosong Tujuh Fun Run 2026 Siap Digelar di Serui 

1 September 2026 - 20:22 WIT

Catat Sejarah Baru: Peluncuran Skuad dan Jersey Persipura Menyapa Suporter Langsung di 6 Kota

28 August 2026 - 08:14 WIT

Pulih Sepenuhnya di 2027, Freeport Bidik Setoran Rp100 Triliun ke Kas Negara

18 August 2026 - 17:29 WIT

Semangat “One Freeport” Menyatu di HUT ke-81 RI

18 August 2026 - 17:17 WIT

Pelti Yapen Bangkitkan Kembali Gairah Tenis Lapangan di Serui

17 August 2026 - 23:30 WIT

Trending di OLAH RAGA