Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 5 Feb 2024 13:16 WIT

Smart Air Tergelicir di Ilaga Puncak, Pesawat Mengeluarkan Asap


					Pesawat Smart Air tergelincir di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak. (Foto: istimewa) Perbesar

Pesawat Smart Air tergelincir di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak. (Foto: istimewa)

KABARPAPUA.CO, Ilaga– Pesawat Smart Air PK-SNJ tergelincir di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Senin 5 Februari 2024.

Pesawat dikabarkan membawa 15 orang penumpang, termasuk anak kecil. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun dalam video yang beredar terlihat pesawat mengeluarkan asap dari bagian depan.

Kepala Puskesmas Beoga, Erina Murib yang ada di dalam pesawat menjelaskan pesawat terbang dari Bandara Moses Kilangin Timika, sekitar pukul 06.30 WIT. Ia melihat di dalam pesawat ada 15 orang termasuk anak kecil.

“Saya lihat begini, kenapa penumpang sampai 15 orang? Karena biasanya pesawat itu paling banyak hanya membawa 9 orang. Sa su (saya sudah) takut, Tuhan tolong, nanti kami ada apa-apa ini,” katanya ditemui di Ilaga.

“Sesaat mendarat di Ilaga, cukup baik. Mendarat su (sudah) bagus. Tapi, tiba-tiba pesawat belok ke arah jurang dan keluar landasan dan jatuh,” sambung dia.

Saat itu, Erina duduk di bagian belakang, sekitar pintu  keluar-masuk pesawat. Setelah kejadian, penumpang berusaha untuk keluar dari pesawat. “Saya duduk bagian belakang, dorang (penumpang) ini injak saya untuk keluar, badan saya sakit semua ini. Kebetulan ada orang tua saya juga di dalam pesawat dan saya dibawa keluar dari dalam (pesawat),” ujarnya.

Erina menjelaskan para penumpang kemudian dibawa ke RSUD Ilaga dan sekitar satu jam beristirahat di rumah sakit dan diperbolehkan pulang. “Saya ke Ilaga membawa laporan untuk dibawa ke raker. Tak membawa barang apapun lainnya,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari kepolisian setempat dan juga pihak maskapai penerbangan. *** (Katharina)



Artikel ini telah dibaca 243 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tongkat Komando Polres Kepulauan Yapen Beralih, AKBP Diaritz Felle Resmi Bertugas

7 August 2026 - 18:54 WIT

527 Orang Diduga Keracunan MBG, Dinkes Papua: Belum Ada Laporan Kasus Baru

7 August 2026 - 00:14 WIT

Kuasa Hukum Yayasan Pengelola Dapur MBG di Depapre Buka Suara

6 August 2026 - 00:08 WIT

Bupati Jayapura: Tak Ada Korban Meninggal Insiden Keracunan di Depapre

5 August 2026 - 23:46 WIT

Rumah Tiga Lantai di APO Kali Jayapura Terbakar 

5 August 2026 - 21:51 WIT

Polisi Periksa 30 Orang Pasca Dugaan Keracunan Menu MBG di Depapre Jayapura

5 August 2026 - 21:40 WIT

Trending di PERISTIWA