Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 21 Aug 2026 17:37 WIT

Ketua TP-PKK Puncak Minta Kader Jadi Solusi Stunting dan Penggerak Ekonomi Kampung


					Pertemuan 25 ketua TP PKK di Kabupaten Puncak. Foto: Diskominfo Puncak Perbesar

Pertemuan 25 ketua TP PKK di Kabupaten Puncak. Foto: Diskominfo Puncak

DiskominfoKABARPAPUA.CO,. Ilaga–  Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Puncak melalui Pokja III melakukan pembekalan kepada 25 Ketua TP-PKK Distrik se-Kabupaten Puncak di Aula Guest House Elvis Tabuni,Gome,Kabupaten Puncak, Rabu 19 Agustus 2026.

Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak, Sujatinah Elvis Tabuni menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen agar PKK hadir serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“PKK tidak boleh hanya terlihat pada kegiatan seremonial. PKK harus hadir di tengah keluarga, masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah hal penting menjadi perhatian bersama, salah satunya kesehatan dan pencegahan stunting. Upaya tersebut harus dimulai dari keluarga melalui edukasi mengenai gizi, kebersihan, sanitasi, kesehatan ibu dan anak, serta penerapan pola hidup sehat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak, Sujatinah Elvis Tabuni.Foto: Diskominfo Puncak

“Jangan menunggu anak mengalami masalah pertumbuhan baru kita bergerak. PKK harus mampu menjadi jembatan antara keluarga dengan pelayanan kesehatan yang tersedia,” katanya.

Termasuk dalam pendidikan dan pola asuh anak juga menjadi  perhatian bersama. Menurutnya, pendidikan dasar, tumbuh kembang anak, serta pola asuh dalam keluarga harus menjadi bagian dari gerakan PKK.

Selain itu, penguatan ekonomi keluarga dan UMKM. TP-PKK diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kegiatan, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Potensi yang ada di setiap distrik dan kampung, seperti hasil pertanian, perkebunan, kerajinan, makanan lokal, serta berbagai produk masyarakat, perlu dikembangkan agar memiliki nilai tambah dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

“Mari kita mulai dari apa yang kita punya, dari potensi yang ada di kampung kita masing-masing,” ajaknya.

Kata dia,  keberhasilan program PKK tidak dapat berjalan sendiri, namun dibutuhkan dukungan dan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah distrik, kepala kampung, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh agama, dunia usaha, dan seluruh masyarakat.

Setelah mengikuti pembekalan, para Ketua TP-PKK Distrik diharapkan tidak hanya membawa materi, tetapi juga semangat dan komitmen baru untuk bergerak di wilayah masing-masing. *** (Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bupati Puncak Serahkan DPA Perubahan TA 2026, Tekankan Kreativitas di Tengah Efisiensi Anggaran

29 October 2026 - 13:49 WIT

Bupati Puncak Usulkan Percepatan Pembangunan Daerah 3T ke Setwapres RI

20 October 2026 - 09:51 WIT

Seruan Ketua Sinode GKII Papua Tengah: Hentikan Pertikaian, Rawat Persaudaraan

18 October 2026 - 21:33 WIT

Ketua TP PKK Kabupaten Puncak Raih Penghargaan Nasional ILMA 2026

18 October 2026 - 20:43 WIT

Pemkab Puncak Gandeng Universitas Sugeng Hartono Solo, Siapkan Generasi Emas Papua

18 October 2026 - 20:12 WIT

Aksi Tanggap Geo-Iklim Bawa Bupati Puncak Raih Penghargaan Nasional

18 October 2026 - 19:33 WIT

Trending di KABAR PUNCAK