KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Menjelang rencana aksi unjuk rasa serentak oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Tanah Papua, Polresta Jayapura Kota memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Sebanyak 1.500 personel pengamanan disiagakan untuk mengawal jalannya aksi tersebut.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen menjelaskan penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan aksi tetap berada di koridor hukum tanpa mengganggu hak warga lain untuk beraktivitas.
“Kita punya kewajiban untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terpancing, dan kita saling menghormati hak-hak orang lain yang juga ingin beraktivitas,” ujar Kombes Fredrickus, Jumat 14 Agustus 2026.
Saring Sebelum Sharing
Selain pengamanan di lapangan, Kapolresta juga menaruh perhatian besar pada potensi penyebaran provokasi di ruang digital. Warga Kota Jayapura diminta untuk lebih bijak dan cermat dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di media sosial.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya, guna mencegah keresahan akibat berita bohong (hoaks).
“Jangan mudah terprovokasi. Filter dulu semua informasi yang ada di medsos. Jangan gampang menshare informasi yang belum jelas sumbernya,” tegasnya.
Melalui pengamanan ketat ini, Polresta Jayapura Kota mengimbau seluruh elemen warga untuk menjalankan aktivitas seperti biasa, menjaga ketertiban bersama di dunia nyata maupun ruang digital, serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. *** (Katharina)


















