Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 13 Aug 2026 10:57 WIT

Bupati Puncak Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan Usai Pembakaran Sejumlah Kantor


					Bupati Puncak Elvis Tabuni bersama forkopimda Puncak saat memberikan keterangan pers terkait insiden pembakaran sejumlah bangunan kantor di Puncak. (Foto dok: Diskominfo Puncak) Perbesar

Bupati Puncak Elvis Tabuni bersama forkopimda Puncak saat memberikan keterangan pers terkait insiden pembakaran sejumlah bangunan kantor di Puncak. (Foto dok: Diskominfo Puncak)

KABARPAPUA.CO, Ilaga — Bupati Puncak, Elvis Tabuni memastikan roda pemerintahan Kabupaten Puncak tetap berjalan setelah insiden pembakaran, perusakan, dan penjarahan sejumlah fasilitas pemerintahan yang terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Kantor Bupati Puncak, Ilaga, Rabu, 12 Agustus 2026, Elvis menjelaskan, insiden tersebut diduga dipicu kesalahpahaman masyarakat terkait perbedaan besaran Dana Desa atau Dana Kampung Kabupaten Puncak antara tahun anggaran 2025 dan 2026.

Menurut Elvis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah berupaya memberikan penjelasan kepada para kepala kampung mengenai perubahan alokasi anggaran tersebut.

Elvis menegaskan, berkurangnya Dana Desa bukan disebabkan pemotongan oleh Pemkab Puncak maupun pihak tertentu. “Dana kampung tahun 2025 berbeda dengan tahun 2026. Jadi, saya selaku bupati bersama forkopimda memberikan penjelasan mengenai perbedaan itu,” terangnya.

Elvis menyebutkan, Dana Desa Kabupaten Puncak yang terealisasi pada 2025 mencapai Rp154.743.813.800. Sementara pada 2026, alokasi Dana Desa tercatat sebesar Rp103.161.395.000.

Dengan demikian, terdapat penurunan sekitar Rp51,58 miliar atau sekitar 33,33 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Elvis, perubahan itu merupakan bagian dari kebijakan efisiensi anggaran dan bukan pemotongan yang dilakukan oleh Bupati maupun pihak tertentu.

“Namun penjelasan tersebut belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi pelemparan batu, pembakaran, perusakan, dan penjarahan sejumlah fasilitas pemerintahan,” jelas Elvis.

Bupati Puncak Elvis Tabuni bersama forkopimda Puncak saat memberikan keterangan pers terkait insiden pembakaran sejumlah bangunan kantor di Puncak. (Foto dok: Diskominfo Puncak)

Elvis mengatakan, pemerintah bersama aparat keamanan telah mengambil langkah untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Koordinasi dilakukan bersama jajaran TNI dan Polri, termasuk Kodim, Koramil, Polsek, dan Polres Puncak.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada pihak keamanan yang telah membantu pemerintah dalam menjaga keamanan. Pemerintahan tetap berjalan dan kami tidak akan mundur satu langkah pun dalam menjalankan amanat undang-undang,” terang Elvis.

Elvis juga menyatakan, penanganan terhadap aksi perusakan dan pembakaran telah diserahkan kepada aparat keamanan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Elvis juga meluruskan informasi mengenai jumlah kantor pemerintah yang terdampak. Menurut data yang diterima pemerintah daerah, tidak seluruh kantor pemerintahan terbakar habis sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar.

Kantor yang terbakar habis hingga rata dengan tanah:

  • Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes).
  • Gudang BNPB.
  • Kantor DPRK, khususnya ruang kerja DPRK.
  • Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kantor yang terbakar sebagian:

  • Kantor PMK, bagian dalam kantor terbakar dan sempat dipadamkan.
  • Kantor Bupati dan Wakil Bupati, khususnya ruang Wakil Bupati dan ruang staf ahli.
  • Kantor Keuangan, termasuk bagian umum keuangan, sementara bagian lainnya mengalami penjarahan.
  • Satu unit kendaraan roda empat milik Bagian Umum Setda.
  • Pagar Kantor Dinas Pendidikan.

Kantor yang mengalami perusakan dan/atau penjarahan:

  • Kantor Diskominfo.
  • Kantor Kesbangpol.
  • Kantor Inspektorat.
  • Kantor Dinas Sosial.
  • Kantor PTSP.
  • Kantor BKD.
  • Kantor Perindagkop.

Elvis menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dalam menangani situasi tersebut, tetapi tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Elvis mengajak seluruh kepala kampung, kepala suku, dan masyarakat Kabupaten Puncak bersama-sama menjaga keamanan serta tidak memanfaatkan situasi untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Kabupaten Puncak adalah rumah kita bersama. Masyarakat adalah rakyat saya. Karena itu, mari kita kembali bersama-sama menjaga keamanan dan melanjutkan pemerintahan,” katanya.

Pemkab Puncak, kata Elvis, akan mengundang seluruh kepala kampung untuk mengikuti pertemuan guna memberikan penjelasan secara terbuka mengenai realisasi dan perubahan anggaran Dana Desa.

Selain itu, pemerintah memastikan rangkaian persiapan dan pelaksanaan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Kabupaten Puncak tetap diupayakan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Elvis juga menyampaikan, Gubernur Papua Tengah dijadwalkan datang ke Kabupaten Puncak pada 14 Agustus 2026. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memberikan pemahaman kepada para kepala kampung dan masyarakat mengenai realisasi serta perubahan anggaran.

Elvis mengatakan, penyesuaian anggaran tidak hanya terjadi di Kabupaten Puncak, tetapi juga di daerah lain, sehingga diharapkan tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap seluruh masyarakat Kabupaten Puncak bersama-sama menjaga keamanan. Jangan ada pihak lain yang memanfaatkan situasi ini. Pemerintah tetap bekerja dan pemerintahan harus terus berjalan,” terangnya. ***(Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bupati Puncak Usulkan Percepatan Pembangunan Daerah 3T ke Setwapres RI

20 October 2026 - 09:51 WIT

Seruan Ketua Sinode GKII Papua Tengah: Hentikan Pertikaian, Rawat Persaudaraan

18 October 2026 - 21:33 WIT

Ketua TP PKK Kabupaten Puncak Raih Penghargaan Nasional ILMA 2026

18 October 2026 - 20:43 WIT

Pemkab Puncak Gandeng Universitas Sugeng Hartono Solo, Siapkan Generasi Emas Papua

18 October 2026 - 20:12 WIT

Aksi Tanggap Geo-Iklim Bawa Bupati Puncak Raih Penghargaan Nasional

18 October 2026 - 19:33 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH