Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 18 Oct 2026 20:43 WIT

Ketua TP PKK Kabupaten Puncak Raih Penghargaan Nasional ILMA 2026


					Ketua TP PKK Kabupaten Puncak Sujatinah Elvis Tabuni raih penghargaan nasional ILMA 2026 atas pemberdayaan perempuan adat dan penurunan stunting. (Foto dok: Kominfo Puncak) Perbesar

Ketua TP PKK Kabupaten Puncak Sujatinah Elvis Tabuni raih penghargaan nasional ILMA 2026 atas pemberdayaan perempuan adat dan penurunan stunting. (Foto dok: Kominfo Puncak)

KABARPAPUA.CO, Bali – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Sujatinah Elvis Tabuni, meraih penghargaan tingkat nasional dalam ajang The Indonesia Leadership Matrix Awards (ILMA) 2026. Penganugerahan berlangsung di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali, Jumat malam, 16 Oktober 2026.

Sujatinah menerima penghargaan dalam kategori The Best Woman Leader in Indigenous Women’s Economic Empowerment, Stunting Reduction Pioneer, and Community Transformation, atau Pemimpin Perempuan Terbaik dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Adat, Pionir Penurunan Stunting, dan Transformasi Masyarakat.

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi, ketangguhan, dan konsistensinya memimpin gerakan sosial di tengah tantangan geografis dan sosiokultural dataran tinggi Papua.

Sujatinah mendorong kemandirian ekonomi mama-mama Papua di Kabupaten Puncak melalui pembinaan UMKM, pelatihan kerajinan lokal seperti rajutan noken, serta optimalisasi pemasaran hasil pertanian tradisional.

Ketua TP PKK Kabupaten Puncak Sujatinah Elvi Tabuni raih penghargaan nasional ILMA 2026 atas pemberdayaan perempuan adat dan penurunan stunting. (Foto dok: Kominfo Puncak)

Upaya ini membangun ekosistem ekonomi mikro yang inklusif, sehingga perempuan adat dapat menopang ketahanan finansial keluarga secara mandiri.

Di tengah keterbatasan akses dan tantangan iklim, Sujatinah memimpin langsung program intervensi gizi terpadu hingga ke distrik-distrik terpencil. Melalui revitalisasi Posyandu, pemanfaatan pangan lokal bergizi, dan edukasi pola asuh sehat, TP PKK Kabupaten Puncak berperan sebagai garda terdepan dalam upaya menekan angka stunting demi masa depan generasi emas Papua.

Dengan pendekatan kultural yang humanis, Sujatinah menggerakkan perubahan sosial hingga ke akar rumput. Ia mengintegrasikan nilai-nilai adat dengan modernisasi layanan kesejahteraan, memperkuat literasi kesehatan dasar, dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan serta sanitasi yang layak.

Usai menerima penghargaan, Sujatinah menyampaikan bahwa capaian ini adalah milik bersama. “Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan milik seluruh mama-mama Papua dan seluruh kader PKK yang tangguh di Kabupaten Puncak,” katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Puncak Sujatinah Elvi Tabuni raih penghargaan nasional ILMA 2026 atas pemberdayaan perempuan adat dan penurunan stunting. (Foto dok: Kominfo Puncak)

Menurut Sujatinah, berada di wilayah dataran tinggi dengan tantangan yang tidak mudah justru memicu pihaknya untuk terus bergerak dengan hati. Kemandirian para perempuan adat dan kesehatan anak-anak kita dari stunting adalah kunci utama transformasi kemajuan Puncak.

“Kami akan terus mendampingi masyarakat, memastikan tidak ada satu pun keluarga yang tertinggal dalam mendapatkan hak dasar hidup sehat dan berdaya,” jelas Sujatinah, Ketua TP PKK Kabupaten Puncak.

TILMA 2026 menegaskan, kepemimpinan inklusif perempuan dari wilayah pedalaman mampu memberi kontribusi signifikan bagi pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.

Penghargaan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemangku adat, dan TP PKK Kabupaten Puncak dalam membangun Kabupaten Puncak yang sehat, mandiri, dan sejahtera. ***(Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Seruan Ketua Sinode GKII Papua Tengah: Hentikan Pertikaian, Rawat Persaudaraan

18 October 2026 - 21:33 WIT

Pemkab Puncak Gandeng Universitas Sugeng Hartono Solo, Siapkan Generasi Emas Papua

18 October 2026 - 20:12 WIT

Aksi Tanggap Geo-Iklim Bawa Bupati Puncak Raih Penghargaan Nasional

18 October 2026 - 19:33 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

Atasi Krisis Pangan Akibat El Nino, Pemkab Puncak Salurkan Beras ke 8 Distrik Terdampak

28 September 2026 - 21:09 WIT

Sentuhan Gubernur Meki Nawipa di Puncak: Perkuat Kesehatan hingga Kesejahteraan Tukang Ojek

27 September 2026 - 22:04 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH