Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KOTA JAYAPURA · 7 Aug 2026 15:25 WIT

Nelayan OAP di Kota Jayapura Dibekali Kemampuan Perawatan Mesin


					Pelatihan bagi nelayan OAP di Kota Jayapura. Foto: Natalya Yoku/Kabarpapua.co Perbesar

Pelatihan bagi nelayan OAP di Kota Jayapura. Foto: Natalya Yoku/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- Dinas Perikanan Kota Jayapura membekali nelayan Orang Asli Papua (OAP) daam pelatihan perawatan dan perbaikan mesin motor tempel. Kegiatan bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) sektor perikanan Tahun Anggaran 2026. Pelatihan diikuti 15 perwakilan kelompok nelayan OAP dan dibuka oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura, Abdul Majid.

Abdul Majid bilang,  pemberdayaan nelayan tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan berupa perahu, mesin motor tempel, maupun alat tangkap, tetapi harus disertai peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

Dirinya berharap, bantuan yang diberikan pemerintah harus memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, nelayan perlu memiliki kemampuan untuk mengoperasikan, merawat, dan melakukan penanganan awal terhadap kerusakan peralatan yang mereka gunakan. “Bantuan pemerintah harus menjadi aset produktif yang dapat meningkatkan usaha dan kesejahteraan nelayan,” katanya, Jumat 7 Agustus 2026.

Pelatihan bagi nelayan OAP di Kota Jayapura. Foto: Natalya Yoku/Kabarpapua.co

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi menyampaikan pemanfaatan dana Otsus harus memberikan dampak nyata bagi Orang Asli Papua melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Dia menyebut pembangunan sektor perikanan tidak boleh berhenti pada pemberian bantuan sarana, tetapi harus diarahkan pada penguatan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian nelayan.

“Bantuan sarana harus diikuti dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Nelayan harus didorong menjadi semakin mandiri, mampu menjaga aset usahanya, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan produktivitasnya,” kata Matheys Sibi.

Matheys menyampaikan  keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan dalam usaha penangkapan ikan sehari-hari sekaligus dibagikan kepada anggota kelompok nelayan lainnya, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas.

Melalui pelatihan ini, diharapkan nelayan OAP semakin mandiri dalam mengelola sarana produksinya, sehingga sektor perikanan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan Orang Asli Papua di Kota Jayapura. *** (Natalya Yoku) 

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Era Digital, Pemkot Jayapura Dorong Pengusaha OAP Melek E-Purchasing

26 June 2026 - 10:55 WIT

Kasus Malaria Melonjak, Pemkot Jayapura Dorong Percepatan Eliminasi

24 June 2026 - 21:20 WIT

Optimalkan PAD, Pemkot Jayapura Gelar Pekan Panutan Pajak 2026

18 June 2026 - 16:21 WIT

Dinkes Kota Jayapura Gandeng Jurnalis Perang Lawan Stigma HIV AIDS dan Tuberculosis

12 June 2026 - 19:23 WIT

Andalkan Sektor Jasa, Pemkot Jayapura Optimis Target PAD Rp307,57 Miliar Terpenuhi

19 May 2026 - 23:39 WIT

Simbol Kerukunan, Pemkot Jayapura Dorong Distribusi Daging Kurban untuk Semua Umat

19 May 2026 - 09:27 WIT

Trending di KABAR KOTA JAYAPURA