Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 27 Jul 2026 16:42 WIT

Abdullah Nakhodai KKSS Kepulauan Yapen


					Pengukuhan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Kepulauan Yapen periode 2026–2031. Foto: ist Perbesar

Pengukuhan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Kepulauan Yapen periode 2026–2031. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Serui- Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Kepulauan Yapen periode 2026–2031 resmi dikukuhkan.

Pengukuhan diawali dengan pembacaan SK BPW KKSS Papua oleh Koordinator Wilayah Saireri, Ahmad Bennu, yang menetapkan Abdullah, S.Sos sebagai Ketua BPD KKSS Kepulauan Yapen. Roda organisasi juga diperkuat oleh Sekretaris Andi Irwan Rahman, SKM, dan Bendahara H. Anwar, beserta jajaran wakilnya.

Prosesi berlanjut dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan bendera pataka. Simbol kepemimpinan ini diserahkan oleh Ketua Demisioner kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Asisten II Setda, Aser Pongrate, sebelum akhirnya diteruskan kepada Abdullah selaku ketua terpilih.

Dalam arahannya, Ketua BPW KKSS Provinsi Papua, Dr. H. Mansur, M.Si., M.M., berpesan agar seluruh pengurus senantiasa menjaga marwah organisasi dan merawat nilai luhur budayanya.

“Kami percaya saudara-saudara dapat menjalankan tugas dengan penuh amanah, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai Siri’ na Pacce di mana pun berada,” tegas Mansur di S Auditorium RRI Serui pada Minggu 26 Juli 2026. .

Sementara itu, Ketua BPD KKSS terpilih, Abdullah, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Kepulauan Yapen hingga suksesnya Musda VI. Ia menegaskan kunci kebesaran organisasi terletak pada rasa kebersamaan.

“Kuncinya hanya satu: bersatu dan solid. Memegang falsafah Bugis Sipakainge dan Sipakatau yakni saling mengingatkan dan menghargai. Mari kita bawa organisasi ini memberi manfaat nyata bagi seluruh warga KKSS di Kepulauan Yapen,” ujar Abdullah.

Rangkaian acara pengukuhan kian semarak dengan hadirnya pertunjukan tari tradisional Sulawesi Selatan yang dibawakan anggun oleh para penari berbusana adat khas Bugis-Makassar. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

GKI Lilin Kecil Sambut Hangat 149 Peserta Tour Rohani

24 July 2026 - 21:53 WIT

Capacity Building bagi Wartawan, Perkuat Komunikasi Kebijakan dan Peran BI sebagai Bank Sentral

4 July 2026 - 08:05 WIT

Suasana Hangat Berkesan, Katering Kopi dari Coffee Corner Hadir Jadi Andalan di Berbagai Acara

1 July 2026 - 21:26 WIT

Dedikasi Polisi di Pelosok Papua yang Jadi ‘Rumah Mediasi’

30 June 2026 - 16:47 WIT

LBH Papua Justice & Peace Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Secara Online

29 June 2026 - 14:47 WIT

Festival Danau Sentani Diundur demi Kesiapan Sarana yang Maksimal

25 June 2026 - 22:42 WIT

Trending di RAGAM