Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 24 Jul 2026 22:02 WIT

Rian Hendrik Ajak Generasi Muda Kembangkan Seni Budaya Bernilai Ekonomi


					Wakil Ketua Komisi C DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik berfoto bersama pengurus Sanggar Seni Wamanya Tuturi, narasumber, dan peserta usai membuka pelatihan seni budaya di Pantai Rawaido, Kampung Barawaikap, Distrik Yapen Selatan, Jumat, 24 Juli 2026. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)
Perbesar

Wakil Ketua Komisi C DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik berfoto bersama pengurus Sanggar Seni Wamanya Tuturi, narasumber, dan peserta usai membuka pelatihan seni budaya di Pantai Rawaido, Kampung Barawaikap, Distrik Yapen Selatan, Jumat, 24 Juli 2026. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Wakil Ketua Komisi C DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan dan pentas Tari Yosim Pancar (Yospan) dan pembuatan mahkota kepala khas Papua.

Kegiantan ini diikuti puluhan peserta dari kalangan generasi muda yang antusias mempelajari seni dan budaya asli Papua. Kegiatan ini digelar Sanggar Seni Wamanya Tuturi di Pantai Rawaido, Kampung Barawaikap, Distrik Yapen Selatan, Jumat, 24 Juli 2026.

“Kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam melestarikan budaya Papua sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif dan produktif,” kata Rian saat membuka kegiatan.

Rian mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap materi pelatihan dengan serius agar keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan menjadi karya seni yang bernilai dan memiliki manfaat ekonomi.

Wakil Ketua Komisi C DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik saat membuka pelatihan seni budaya di Pantai Rawaido, Kampung Barawaikap, Distrik Yapen Selatan, Jumat, 24 Juli 2026. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Menurut Rian, pelatihan seni budaya bukan sekadar sarana melestarikan warisan budaya daerah, tetapi membuka peluang bagi generasi muda mengembangkan kreativitas, menciptakan produk seni, dan meningkatkan kesejahteraan melalui sektor ekonomi kreatif.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap peserta tidak hanya mampu menguasai keterampilan seni, tetapi juga dapat menjadikannya sebagai peluang usaha yang bernilai ekonomi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya Papua,” ujarnya.

Rian juga mengapresiasi komitmen Sanggar Seni Wamanya Tuturi dalam membina dan memperkenalkan seni budaya Papua kepada generasi muda. Ia berharap sanggar itu terus konsisten mengembangkan berbagai kegiatan pelestarian budaya di tengah pesatnya perkembangan zaman dan teknologi.

Menurut Rian, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan seni budaya sangat penting agar mereka semakin mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya Papua sebagai identitas daerah.

“Kami harus memastikan budaya Papua tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya yang kita miliki,” terang Rian. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Perkuat Tata Kelola Alat Kontrasepsi dan Mutu Pelayanan KB

29 October 2026 - 10:24 WIT

Wabup Kepulauan Yapen Buka Aksi Konvergensi 5 Percepatan Penurunan Stunting 2026

28 October 2026 - 21:23 WIT

Reses di Kepulauan Yapen, Tonny Tesar Dorong Pembangunan Gereja dan Jalan

27 October 2026 - 20:51 WIT

Kontingen Pesparani Katolik Kepulauan Yapen Tiba di Biak Numfor Siap Tampil Maksimal

27 October 2026 - 11:34 WIT

Ribuan Warga Serui Ramaikan Acara Kosong Tujuh Fun Run 2026 dan Hiburan Rakyat

19 October 2026 - 12:42 WIT

Ikatan Alumni SMAN 1 Serui 2007 Sukses Gelar Fun Run Rangkaian Dua Dekade

19 October 2026 - 11:35 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN