KABARPAPUA.CO, Wamena – Program Karya Bakti Skala Besar Kodam XVII Cenderawasih Tahun 2026 di wilayah Papua Pegunungan resmi dibuka Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang.
Kegiatan digelar di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena, Kamis, 23 Juli 2026. Pembukaan kegiatan ditandai penyerahan alat kerja kepada personel TNI yang akan melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan di lapangan.
Kegiatan itu dihadiri Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, unsur forkopimda, dan jajaran TNI-Polri, serta para tamu undangan.
Bupati Jayawijaya Atenius Murip menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XVII Cenderawasih beserta seluruh jajaran TNI yang telah memilih Papua Pegunungan sebagai lokasi pelaksanaan program Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026.
Menurut Atenius, program tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya dalam mempercepat pembangunan di daerah.
“Kami sampaikan terima kasih kepada Pangdam XVII Cenderawasih beserta seluruh jajaran TNI. Karya Bakti TNI inimempercepat pembangunan dan tingkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan,” terang Atenius.
Menurut Atenius, sejumlah kegiatan fisik yang dilaksanakan melalui program ini meliputi pembangunan jembatan, pembangunan pompa hidram untuk penyediaan air bersih, serta pembangunan satu unit sekolah yang saat ini telah berjalan.
Selain pembangunan fisik, kata Atenius, berbagai kegiatan sosial juga menjadi bagian dari rangkaian Karya Bakti, di antaranya pengobatan massal, pembagian paket sembako kepada masyarakat, serta donor darah yang melibatkan sekitar 800-an Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 Kabupaten Jayawijaya.

“CPNS yang baru diangkat kami ajak untuk mendonorkan darah sebelum menerima SK sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Syukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Atenius juga mengajak masyarakat menghadiri kegiatan Kuali Merah Putih yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Lapangan Hepuba Distrik Asolokobal. Kegiatan tersebut akan menghadirkan konten kreator Bobon Santoso bersama tim untuk memasak dan makan bersama masyarakat.
Menurut Atenius, Pemkab Jayawijaya telah menyiapkan satu ekor sapi dan sekitar sepuluh ekor babi yang akan dimasak untuk dinikmati bersama masyarakat sebagai simbol persatuan dan kebersamaan.
“Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan pemerintah pusat. Semua bantuan yang datang benar-benar diwujudkan dalam program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Atenius juga mengatakan, dukungan TNI juga akan mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di sejumlah kampung.
“Program tersebut akan melengkapi pembangunan jaringan listrik yang sedang direncanakan pemerintah daerah di sekitar 50 titik,” katanya.
Atenius berharap kolaborasi antara pemerintah dan TNI terus berlanjut sehingga mampu mempercepat pembangunan, membuka akses pelayanan dasar, serta mengurangi kesenjangan dan kemiskinan ekstrem di Papua Pegunungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan. Dengan kerja sama semua pihak, Papua Pegunungan akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” jelas Atenius. ***(AgrisWistrijaya)


















