Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 8 Sep 2026 14:12 WIT

Tujuh Hari KKR Wamena Bermazmur, Momentum Pemulihan dan Penguatan Iman Masyarakat


					Bupati Jayawijaya Atenius Murip bersama elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, ASN, tokoh agama turun langsung ke lapangan saat pembukaan kegiatan KKR Wamena Bermazmur di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya) Perbesar

Bupati Jayawijaya Atenius Murip bersama elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, ASN, tokoh agama turun langsung ke lapangan saat pembukaan kegiatan KKR Wamena Bermazmur di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

KABARPAPUA.CO, Wamena — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya berharap pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Wamena Bermazmur selama tujuh hari menjadi momentum penting bagi persatuan, pemulihan dan pembaruan kehidupan masyarakat di Wamena.

Kegiatan yang digagas Pemkab Jayawijaya bersama PGGJ dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, ASN, tokoh agama, wartawan hingga masyarakat umum.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengatakan, KKR Wamena Bermazmur tak boleh dipandang sebagai kegiatan milik kelompok atau denominasi gereja tertentu, melainkan menjadi ruang bersama bagi seluruh masyarakat untuk memuji dan memuliakan Tuhan.

“Segala yang bernapas, siapa pun jabatan dan tugasnya, mari bersama-sama memuji Tuhan selama tujuh hari ini,” ujar Atenius saat membuka rangkaian kegiatan KKR Wamena Bermazmur, Senin, 7 September 2026.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip bersama TNI-Polri, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat saat pembukaan kegiatan KKR Wamena Bermazmur di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

Atenius mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Jayawijaya untuk mengambil bagian aktif dalam rangkaian kegiatan tersebut melalui pujian, penyembahan maupun pelayanan.

Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

Atenius berharap pemulihan yang dihadirkan melalui KKR dimulai dari kehidupan pribadi setiap orang, kemudian berlanjut kepada keluarga dan akhirnya memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat serta pembangunan daerah.

“Tidak ada perbedaan. Kita semua bersatu dalam kebersamaan untuk memuji Tuhan. Yang datang, mari menikmati hadirat Tuhan dan menerima kelegaan serta pemulihan,” katanya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat memberikan sambutannya di pembukaan KKR hari pertama di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

Pemprov Papua Pegunungan Dukung KKR Wamena Bermazmur

Dukungan terhadap pelaksanaan KKR Wamena Bermazmur juga disampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, yang mewakili Gubernur Papua Pegunungan, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Jayawijaya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Elai, KKR Wamena Bermazmur merupakan momentum penting untuk memperkuat iman sekaligus mendorong pemulihan kehidupan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung apa yang telah digagas Pemkab Jayawijaya. Harapan kami, kegiatan serupa juga dapat dilaksanakan di tujuh kabupaten lainnya di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Ia menilai penguatan iman tidak dapat dilakukan oleh gereja sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, ASN, gereja, tokoh adat dan seluruh masyarakat.

Penguatan iman, kata dia, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk mencegah berbagai tindakan negatif yang dapat merugikan masyarakat maupun daerah.

“Penginjilan tak hanya dilakukan di daerah baru, tetapi juga di lingkungan kita sendiri. Yang penting adalah penguatan iman kepada seluruh umat agar tidak melakukan hal-hal negatif yang merugikan orang lain maupun diri sendiri,” katanya.

Pdt Dorman Wandikbo, S.Th, selaku pengkhotbah pada pembukaan KKR Wamena Bermazmur, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Jayawijaya yang menyelenggarakan kegiatan ini. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

Pdt Dorman Wandikbo: Papua Pegunungan sebagai Kota Pujian

Pdt Dorman Wandikbo, S.Th, selaku pengkhotbah pada pembukaan KKR Wamena Bermazmur, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Jayawijaya yang menyelenggarakan kegiatan tersebut secara terbuka di halaman Kantor Bupati Jayawijaya.

Menurut Dorman, penyelenggaraan KKR di ruang terbuka merupakan sebuah langkah yang luar biasa karena pemerintah memberikan ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama memuji dan memuliakan Tuhan.

Ia menilai kegiatan tersebut bukan hanya menjadi berkat bagi masyarakat, tetapi juga bagi pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan kerohanian tersebut.

Dorman turut mengapresiasi kerja sama berbagai pihak, khususnya PGGP, PGGJ, FKUB dan panitia, yang mampu mempersiapkan pelaksanaan KKR dalam waktu relatif singkat.

Puji-pujian di KKR Wamena Bermazmur. (Foto dok: Kominfo Jayawijawijaya)

Ia menyebut Papua Pegunungan, khususnya Wamena, sebagai “kota pujian”, dan berharap semangat memuji Tuhan melalui KKR tersebut dapat terus hidup di tengah masyarakat.

Menurutnya, pemulihan kehidupan masyarakat harus berjalan seiring dengan penguatan iman dan pengajaran yang berkesinambungan.

“Dengan pemulihan ini, kita berharap kehidupan masyarakat akan semakin baik. Apa yang telah ditanamkan oleh orang-orang tua kita yang lebih dahulu menerima Injil perlu terus dipelihara melalui pengajaran dan penguatan iman,” ujarnya.

Ia berharap KKR Wamena Bermazmur tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan selama tujuh hari, tetapi meninggalkan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat, keluarga, gereja dan pemerintahan.

Dengan keterlibatan lintas elemen dan denominasi gereja, KKR Wamena Bermazmur diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat persaudaraan, membangun kedamaian serta menghadirkan semangat pemulihan bagi Wamena dan Papua Pegunungan. ***(Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Momen Langka di Jayawijaya: Bupati Resmikan KKR Wamena Bermazmur saat Apel ASN

7 September 2026 - 17:36 WIT

Bunda PAUD Jayawijaya: Program Kerja Sederhana, tapi Berdampak Nyata

7 September 2026 - 16:42 WIT

Panen Ubi di Araboda, Wabup Jayawijaya Ajak Warga Pertahankan Tradisi Berkebun

4 September 2026 - 01:40 WIT

KNPI Jayawijaya akan Awasi Distribusi Bantuan Beras Hingga Sampai ke Masyarakat

3 September 2026 - 21:06 WIT

Pemkab Jayawijaya Salurkan Bantuan Pangan Beras ke Masyarakat di 40 Distrik

3 September 2026 - 20:10 WIT

Bupati Jayawijaya Apresiasi Pelaksanaan Doa dan Puasa Massal Serentak se-Tanah Papua

3 September 2026 - 19:14 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA