KABARPAPUA.CO, Serui – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Kepala Dinkes Kabupaten Kepulauan Yapen Karolis Tanawani mengintakan pentingnya imunisasi sejak bayi baru lahir.
“Imunisasi merupakan program nasional yang wajib diberikan kepada setiap bayi sejak lahir. Program ini bertujuan membentuk kekebalan tubuh anak sehingga terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” kata Karolis saat ditemui di ruang kerjanya, di Serui, Kepulauan Yapen, Papua, Rabu, 23 Juli 2026.
Menurut Karolis, imunisasi merupakan program prioritas nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Kepulauan Yapen. Pembiayaan pelaksanaannya didukung melalui Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), dikelola puskesmas yang dapat menjalankan pelayanan imunisasi rutin.

Karolis juga menjelaskan, bayi harus mulai mendapatkan imunisasi sejak usia kurang dari satu minggu. “Selanjutnya, imunisasi diberikan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah, meliputi HB-0, BCG, Polio, DPT, hingga imunisasi Campak pada usia sembilan bulan,” terangnya.
Menurut Karolis, Dinkes Kabupaten Kepulauan Yapen terus memperkuat pelayanan imunisasi rutin melalui posyandu di setiap wilayah. Jika cakupan imunisasi belum mencapai target, petugas kesehatan akan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk memastikan seluruh bayi dan balita memperoleh layanan imunisasi.
“Kami berharap seluruh masyarakat membawa anaknya ke posyandu. Jika target belum tercapai, petugas akan turun langsung mengunjungi rumah-rumah warga agar tidak ada bayi dan balita yang terlewat mendapatkan imunisasi,” katanya.

Karolis mengakui masih terdapat tantangan di lapangan, terutama adanya kekhawatiran sebagian orang tua karena anak harus menerima suntikan. Namun, ia menegaskan bahwa manfaat imunisasi jauh lebih besar dibandingkan rasa tidak nyaman yang ditimbulkan saat penyuntikan.
Menurutnya, berbagai penelitian serta rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa imunisasi efektif membentuk kekebalan tubuh dan melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat dicegah.
“Memang masih ada orang tua yang khawatir karena anak harus disuntik. Namun berdasarkan hasil riset dan rekomendasi WHO, imunisasi sangat penting untuk membentuk kekebalan tubuh sejak bayi sehingga anak terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah,” jelasnya.

Karolis menambahkan, hingga saat ini cakupan imunisasi bayi di Kabupaten Kepulauan Yapen telah mencapai sekitar 80 persen dari total sasaran. Dinas Kesehatan menargetkan capaian tersebut terus meningkat melalui dukungan seluruh masyarakat.
“Kami mengajak seluruh orang tua agar tidak ragu membawa bayi dan balitanya untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Imunisasi adalah investasi kesehatan bagi masa depan anak,” tutupnya. ***(Ainun Faathirjal)


















