KABARPAPUA.CO, Serui – Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy bersama Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Yapen Roi Palunga menghadiri perayaan 100 tahun Pekabaran Injil sekaligus satu abad berdirinya Jemaat GKI Baitel Rondepi, di Distrik Kepulauan Ambai, Selasa, 1 September 2026.
Perayaan di Kampung Rondepi tersebut dipusatkan di Jemaat GKI Baitel Rondepi dan dirangkaikan dengan peresmian Tugu Pekabaran Injil dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy.
Kegiatan itu turut dihadiri Kapolres Kepulauan Yapen, anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), Ketua DPRK Kepulauan Yapen, unsur forkopimda, plh sekretaris daerah, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen.
Juga dihadiri badan pekerja klasis dan para pelayan firman se-Klasis GKI Yapen Selatan, kepala Distrik Kepulauan Ambai, para kepala kampung, pimpinan denominasi gereja, panitia, para donatur, warga Jemaat GKI Baitel Rondepi serta masyarakat Kampung Rondepi.
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih, penyertaan dan anugerah-Nya. Sehingga seluruh jemaat dan masyarakat dapat berkumpul untuk memperingati satu abad masuknya Injil di Kampung Rondepi.
Menurut Benyamin, perjalanan 100 tahun Pekabaran Injil merupakan momentum penting dan bersejarah bagi Jemaat GKI Baitel Rondepi maupun masyarakat Kampung Rondepi.
“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, saya menyampaikan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jemaat GKI Baitel Rondepi, para pelayan gereja, panitia pembangunan, serta semua pihak yang telah bekerja keras dan bergotong royong sehingga pembangunan Tugu Pekabaran Injil ini dapat diselesaikan dengan baik,” jelas Benyamin.
Benyamin menegaskan, perjalanan 100 tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam rentang sejarah tersebut, Injil telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kampung Rondepi.
Nilai-nilai Injil, kata Benyamin, turut membentuk iman, karakter, persaudaraan serta memberikan pengharapan bagi masyarakat dari generasi ke generasi. “Karena itu, peringatan satu abad Pekabaran Injil tak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial untuk mengenang masa lalu,” terangnya.
“Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan iman sekaligus memperbarui komitmen untuk meneruskan nilai kasih, pengorbanan, pelayanan, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama,” kata Benyamin menambahkan.
Benyamin mengatakan, Tugu Pekabaran Injil yang diresmikan bukan sekadar bangunan atau monumen sejarah. Tugu tersebut diharapkan menjadi simbol iman sekaligus pengingat perjalanan panjang Pekabaran Injil di Kampung Rondepi.
Selain itu, kata Benyamin, keberadaan tugu diharapkan dapat mengingatkan generasi saat ini terhadap perjuangan dan pengorbanan para pendahulu yang telah meletakkan dasar kehidupan iman masyarakat.
“Tugas kita pada hari ini adalah menjaga warisan iman tersebut dan meneruskannya kepada anak-anak serta generasi muda kita. Jangan sampai iman hanya menjadi bagian dari sejarah yang kita kenang, tetapi hendaknya benar-benar kita hidupi dan wujudkan dalam perilaku serta kehidupan kita sehari-hari,” pesannya.
Benyamin berharap nilai-nilai Injil terus hidup dan bertumbuh serta menjadi dasar kehidupan masyarakat, baik bagi generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.
Menurutnya, Tugu Pekabaran Injil juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat iman, membangun kehidupan yang penuh kasih serta memberikan kontribusi positif bagi gereja, masyarakat dan Kabupaten Kepulauan Yapen.
Dalam sambutannya, Benyamin mengutip Firman Tuhan dari Ibrani 11:1 sebagai dasar iman dan pengharapan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan iman selama satu abad merupakan bagian dari karya dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan masyarakat Kampung Rondepi.
“Karena itu, seluruh jemaat dan masyarakat diajak untuk terus memelihara iman, menjaga persaudaraan serta bersama-sama membangun kehidupan yang lebih baik berdasarkan kasih Tuhan,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Benyamin kembali menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Tugu Pekabaran Injil dalam rangka memperingati 100 tahun masuknya Injil di Kampung Rondepi.
Ia berharap Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati setiap usaha, pelayanan dan pengabdian seluruh pihak serta memberikan kekuatan untuk melanjutkan karya pelayanan bagi gereja, masyarakat dan Kabupaten Kepulauan Yapen.***(Ainun Faathirjal)




















