KABARPAPUA.CO, Puncak Jaya – Hasil Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Ke-1 Provinsi Papua Tengah 2026 di Kabupaten Puncak Jaya langsung ditindaklanjuti.
Salah satunya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah bersama Dinkes Kabupaten Puncak Jaya sepakat mengaktifkan kembali Rumah Sakit (RS) Emanuel di Mulia.
Diaktifkannya kembali RS Emanuel di Mulia, Puncak Jaya, guna dijadikan Poliklinik Emanuel, sesuai aspirasi para hamba Tuhan dan tokoh adat di Kabupaten Puncak Jaya.
Kepala Dinkes Provinsi Papua Tengah dr. Agus menyampaikan, pengaktifan RS Emanuel di Mulia, merupakan bentuk nyata dari tema rakerkesda, yakni: Mekar di Puncak Jaya, Menerangi Papua Tengah: Jaga Fasilitas Kesehatan, Lengkapi SDM, Kuatkan Sistem Rujukan.
“Ini tidak boleh hanya jadi wacana. Puncak Jaya sudah mekar dengan semangatnya. Sekarang kami wujudkan dengan menghidupkan kembali RS Emanuel untuk layani masyarakat,” ujar Agus, saat dihubungi, Jumat, 3 Juli 2026.
Kepala Dinkes Kabupaten Puncak Jaya Eliatas Telenggen menyatakan, pihaknya siap memberikan rekomendasi pembukaan Poliklinik Emanuel.
Namun sebelum itu, kata Eliatas, akan dilakukan evaluasi teknis bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Kepala Seksi Fasilitas Kesehatan.
“Kami akan turun langsung cek kondisi bangunan, listrik, air, dan alat kesehatan yang masih layak pakai. Setelah evaluasi rampung, rekomendasi segera kami terbitkan,” tegas Eliatas.
Antusias para masyarakat terlihat luar biasa. Mereka akan bersama-sama membersihkan seluruh ruangan RS Emanuel dan menata kembali alat kesehatan yang ada, agar layak digunakan hingga menerima rekomendasi pembukaan kembali RS Imanuel.
“Ini rumah sakit milik masyarakat. Kami siap bersihkan dan jaga bersama,” ungkap Telius Wonda, salah satu tokoh agama setempat.
Kedepannya, setelah ruangan siap dan rekomendasi terbit, Dinkes Provinsi Papua Tengah melalui Kepala Dinkes Kabupaten Puncak Jaya akan menempatkan tenaga kesehatan di Poliklinik Emanuel.
Nantinya para tenaga kesehatan yang akan ditempatkan, merupakan tenaga kesehatan yang berkompeten dan berpengalaman di wilayah pedalaman. ***(Agies Pranoto)


















