KABARPAPUA.CO, Nabire – Prestasi membanggakan diukir Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah.
Sebab keduanya dinobatkan sebagai dinas yang memiliki Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran Terbaik yang diberikan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Papua Tengah.
Penghargaan atas prestasi ini diserahkan langsung Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat acara Launching SP2D Online kepada perwakilan Dinkes Papua Tengah dan Kepala Bapperida Papua Tengah, di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu, 1 Juli 2026.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas kinerja, dedikasi, serta kepatuhan tinggi yang ditunjukkan oleh jajaran bendahara di organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintahan provinsi, seperti di Pemprov Papua Tengah.
Kepala Bapperida Papua Tengah, Elieser Yogi mengucapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kinerja, kepatuhan yang tinggi, pencapaian, dan dedikasi yang diraih bendahara dalam tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Menurut Elieser, penghargaan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan motivasi untuk terus mempertahankan standar pelayanan dan transparansi pengelolaan keuangan negara.
“Dari 26 OPD di lingkungan Pemprov Papua Tengah, kami masuk ke peringkat kedua. Memang selaku pimpinan,saya juga terus mendorong agar setiap kegiatan dipertanggung jawaban dengan baik oleh bendahara,” jelas Elieser saat diwawancara wartawan.
Elieser menegaskan, pencapaian bendahara pengeluaran di instansinya, merupakan buah dari kedisiplinan administratif. Sebab setiap OPD memiliki peluang yang sama untuk meraih penghargaan serupa.
“Asalkan konsisten dalam menyusun surat pertanggung jawaban (SPJ) secara tepat waktu, akurat, dan sesuai regulasi yang berlaku. Proses pengajuan ganti uang (GU), yang tertib menjadi salah satu kunci utama yang harus diperhatikan para bendahara,” jelasnya.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi kuat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Bapperida Papua Tengah, untuk mempertahankan integritas.
Manajemen keuangan yang sehat, jelas dipastikan akan terus mendukung kelancaran program-program strategis pemerintah daerah secara berkelanjutan. ***(Agies Pranoto)


















