Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 19 Jun 2026 23:33 WIT

Dominggus Ayomi, Jadikan Sisir Bambu Khas Papua sebagai Peluang Usaha


					Dominggus Ayomi, seorang perawat yang juga perajin sisir bambu khas Papua dan aksesoris sisir  Cenderawasih. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)
Perbesar

Dominggus Ayomi, seorang perawat yang juga perajin sisir bambu khas Papua dan aksesoris sisir Cenderawasih. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Keunikan budaya Papua terus hidup melalui karya tangan masyarakatnya. Salah satunya ditunjukkan Dominggus Ayomi, perajin sisir bambu khas Papua dari Kampung Warari, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.

Dominggus sendiri kesehariannya berprofesi sebagai perawat di RSUD Serui, namun juga menekuni pembuatan sisir bambu khas Papua dan aksesoris konde berhias Burung Cenderawasih.

Kerajinan tangan yang dipelajari Dominggus didapat secara otodidak. Hasil kerajinan tangannya itu mulai dipasarkan ke masyarakat sejak tahun 2024 dan mendapat sambutan positif yang luar biasa.

“Pekerjaan utama saya kebetulan perawat di rumah sakit. Di sela-sela waktu luang di rumah, saya membuat sisir-sisir sebagai tambahan penghasilan untuk penuhi kebutuhan belanja keluarga sehari-hari,” kata Dominggus, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Dominggus, sisir bambu dan aksesoris konde berhias Burung Cenderawasih merupakan bagian dari identitas budaya Papua yang kerap digunakan dalam berbagai acara adat maupun oleh para penari wanita saat menampilkan tarian tradisional Papua.

“Karena banyak yang suka menggunakan aksesoris ini, saya juga tertarik untuk membuatnya. Untuk ukiran pada sisir, saya belajar dari mertua saya yang berasal dari Pulau Kurudu,” kata Dominggus.

Dominggus juga mengatakan, hasil kerajinannya dipasarkan secara langsung di pasar tradisional Aroro Iroro Serui dan melalui promosi dari mulut ke mulut yang dilakukan keluarga dan kerabat. “Jika berminat, dapat pesan ke saya di Kampung Warari,” katanya.

Dominggus menawarkan sisir bambu dengan harga mulai dari Rp15 ribu hingga Rp25 ribu, tergantung ukuran. “Sedangkan untuk aksesoris konde sisir hias Burung Cenderawasih saya jual Rp50 ribu per buah,” katanya.

Melalui usaha kecil yang dijalaninya, Dominggus berharap kerajinan khas Papua tersebut dapat terus dikenal dan diminati oleh masyarakat, sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya bagi generasi mendatang. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PLN dan Polda Papua Barat Daya Tandatangani PKT Terkait Pengamanan

19 June 2026 - 21:28 WIT

Rayakan Hari Jadi, PLN IP UBP Holtekamp Sehatkan Warga Lewat Pengobatan Gratis

19 June 2026 - 18:20 WIT

Dukung Pelaksanaan Pesparawi XIV Manokwari, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman dan Andal

19 June 2026 - 10:35 WIT

PLN Bersama Pemprov Papua Barat Daya Akselerasi Pemerataan Infrastruktur Kelistrikan

18 June 2026 - 16:57 WIT

Penjualan Jersey Grade Ori Peserta Piala Dunia 2026 di Nabire Meningkat

18 June 2026 - 10:29 WIT

CIMB Niaga Tandatangani Perjanjian Pembiayaan Sindikasi SLL Rp4,7 Triliun

17 June 2026 - 18:13 WIT

Trending di BISNIS