Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 30 May 2026 22:16 WIT

Bawa Bantuan ke Kampung Logonoba, Bupati Jayawijaya Serukan Perdamaian Pascakonflik


					Bupati Jayawijaya Atenius Murip, saat mengunjungi Kampung Logonoba, untul menyerahkan bantuan pascakonflik. Foto : Istimewa Perbesar

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, saat mengunjungi Kampung Logonoba, untul menyerahkan bantuan pascakonflik. Foto : Istimewa

KABARPAPUA.CO, Wamena– Bupati Jayawijaya, Atenius Murip mengunjungi Kampung Logonoba, Distrik Wouma, Jumat 29 Mei 2026 untuk memberikan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak konflik sosial yang terjadi beberapa waktu lalu.

Bupati Atenius menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung operasional posko utama dan pemulihan aktivitas masyarakat di Kampung Logonoba.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 1 (satu) unit tenda besar dari Kodim 1702/Jayawijaya untuk Posko Utama di halaman Gereja GKI Elim Kampung Logonoba, bantuan beras sebanyak 1 ton disertai mie instant 30 Karton, minyak goreng 2 karton, dan sarden 2 Karton, 2 ekor babi, serta bantuan uang tunai sebesar Rp100 juta.

“Bantuan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah agar aktivitas masyarakat di Kampung Logonoba dapat kembali berjalan normal pasca konflik sosial. Silahkan masyarakat yang sempat mengungsi ke kota maupun distrik tetangga bisa kembali datang dan menghidupkan kampung ini,” ujar Bupati Atenius.

Bupati menyebut berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat 275 rumah warga yang terdampak konflik sosial, terdiri dari 225 rumah di Distrik Wouma, sekitar 25 rumah di wilayah Kota, dan 25 rumah di Hubikiak.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan telah melakukan pendataan bersama instansi terkait, termasuk Dinas Perumahan, Dinas KPR, dan Dinas Kependudukan. 

Hasil pendataan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan pemerintah pusat untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kami sudah melakukan semua pendataan dan akan disampaikan kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat untuk tindak lanjut rekonstruksi dan rehabilitasi,” katanya.

Bupati mengimbau seluruh masyarakat Jayawijaya untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Wamena agar situasi tetap kondusif.

“Wamena untuk kita semua. Semua suku dan masyarakat dari berbagai daerah hidup di sini. Mari sama-sama menjaga kedamaian. Apa yang sudah terjadi kita tinggalkan, dan sekarang kita bangun kehidupan yang baru,” ujarnya.

Bupati juga meminta masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak lagi membawa alat perang atau senjata tajam saat beraktivitas di Kota Wamena.“Perang sudah selesai. Tinggalkan alat-alat perang di rumah. Mari kita fokus membangun kembali daerah ini,” tegasnya. *** (Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Bank Papua atas Dukungannya Lewat Program CSR

13 September 2026 - 16:14 WIT

Pemkab Jayawijaya Dorong Kemandirian Pemuda Melalui Pelatihan Wirausaha Muda

10 September 2026 - 10:30 WIT

Tujuh Hari KKR Wamena Bermazmur, Momentum Pemulihan dan Penguatan Iman Masyarakat

8 September 2026 - 14:12 WIT

Momen Langka di Jayawijaya: Bupati Resmikan KKR Wamena Bermazmur saat Apel ASN

7 September 2026 - 17:36 WIT

Bunda PAUD Jayawijaya: Program Kerja Sederhana, tapi Berdampak Nyata

7 September 2026 - 16:42 WIT

Panen Ubi di Araboda, Wabup Jayawijaya Ajak Warga Pertahankan Tradisi Berkebun

4 September 2026 - 01:40 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA