KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Sebanyak 840 orang calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M asal provinsi Papua resmi dilepas oleh pemerintah Provinsi Papua. Pelepasan dilakukan oleh Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen yang ditandai dengan penyerahan bendera pataka dan pemasangan rompi kepada ketua rombongan jamaah, di Asrama Haji Kotaraja, Kota Jayapura, Sabtu 2 Mei 2026.
Aryoko berharap seluruh calon jamaah haji tetap dalam kondisi sehat saat pemberangkatan hingga tiba di tanah air. urusan administrasi juga semua sudah selesai baik di Papua maupun di embarkasi sampai tempat pelaksanaan ibadah haji. Ia juga meminta para jamaah untuk mendoakan provinsi Papua, agar pembangunan di Papua berjalan baik, kesejahteraan rakyat terjamin.

“Bapak – ibu jamaah, tolong doakan pula kami pemerintah, supaya pembangunan bisa berlangsung lancar demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Kami berharap bapak dan ibu kembali nanti menjadi haji yang mabrur,” kata Aryoko.
Aryoko mengatakan, Pemprov Papua akan terus memberi dukungan demi memperlancar pelayanan ibadah haji Papua, ia mencontoh pemenuhan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan saat persiapan sebelum menuju embarkasi Makassar hingga kepulangannya usai menunaikan ibadah haji.

Menurut dia, Pemprov Papua bersama Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan persiapan menyeluruh bagi jamaah, termasuk yang berasal dari wilayah provinsi pemekaran (Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan). Wakil Gubernur bersyukur, karena Kantor Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Papua yang baru dibentuk Tahun 2025 dan masih membawahi empat provinsi dapat menyiapkan dengan baik seluruh calon jamaah haji yang berangkat Tahun 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Papua, Musa Narwawan mengatakan para calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M menuju tanah suci Mekkah melalui Embarkasi Makassar. “Untuk kloter 31, merupakan gabungan jamaah dari Papua dan Makassar,” katanya.
Jumlah tersebut masih dibawah dari kuota yang dimiliki Provinsi Papua, karena sebagian calon jamaah ada yang menunda keberangkatan.
“Kuota kita di Papua itu 993, tapi tahun ini yang diberangkatkan sebanyak 840 orang. Kuota kita tidak terpenuhi karena ada yang menunda keberangkatan, ada juga yang punya alasan lainn” kata Musa.
Jamaah dari Papua, terbagi dalam tiga yaitu kloter 27, 29 dan 31. Kloter 27 dijadwalkan mulai masuk asrama haji Sudiang, pada 9 Mei, dan berangkat menuju Jeddah 10 Mei 2026. Selanjutnya kloter 29 dijadwalkan masuk asrama 11 Mei dan berangkat menuju tanah suci 12 Mei, lalu kloter 31, yang merupakan gabungan calon jamaah haji Papua dan Makassar, akan masuk asrama pada 12 Mei dan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah 13 Mei. *** (Rls)


















