Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 29 Apr 2026 16:08 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi


					Kapolda Papua Tengah, Brigjen Polisi Jermias Rontini meninjau langsung pelaksanaan ujian psikotes casis Bintara Polri. (KabarPapua.co/Agies Pranoto) Perbesar

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Polisi Jermias Rontini meninjau langsung pelaksanaan ujian psikotes casis Bintara Polri. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Polisi Jermias Rontini meninjau langsung pelaksanaan ujian psikotes calon siswa (casis) Bintara Polri, yang diselenggarakan di Aula Akper Nabire, Rabu, 29 April 2026.

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan, untuk memastikan seluruh tahapan seleksi casis Bintara Polri di Nabire berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel.

Dalam keterangannya, Jermias menegaskan, ujian psikotes merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses rekrutmen anggota Polri. Sebab berperan dalam mengukur kesiapan mental, kepribadian, dan stabilitas emosi para peserta.

“Seleksi ini harus dilaksanakan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tak boleh ada praktik kecurangan dan intervensi dari pihak mana pun,” kata Jermias di sela-sela kegiatan.

Selain melakukan pemantauan langsung di ruang ujian, Jermias juga berdialog dengan panitia dan pengawas, guna memastikan seluruh prosedur telah dijalankan sesuai standar operasional. 

Jermias juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti ujian dengan jujur dan percaya pada kemampuan diri sendiri, serta memiliki integritas selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.

“Kegiatan peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Papua Tengah dalam mencetak calon anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan siap mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” terangnya.

Menurut Jermias, bahwa tes psikologi bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk mengukur kesiapan mental, kepribadian, serta kemampuan mengendalikan emosi.

“Kerjakan setiap soal dengan jujur dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Jangan mencoba mencari jalan pintas atau melakukan kecurangan, karena hasilnya akan menentukan masa depan kalian di institusi Polri,” paparnya.

Kapolda Papua Tengah ini juga menegaskan, proses rekrutmen Polri dilaksanakan secara transparan dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Untuk itu, para peserta tak boleh mempercayai oknum menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Tadi saya juga memberikan motivasi agar para peserta tetap fokus, disiplin, dan menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian seleksi. Sebab jadi anggota Polri butuh kesiapan fisik, mental, serta komitmen tinggi dalam melayani masyarakat,” terangnya. 

“Diharapkan apa yang kita sampaikan dapat menjadi pedoman bagi para casis Bintara Polri untuk mengikuti seleksi dengan semangat, sportivitas, dan tanggung jawab,” katanya menambahkan. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Marak Pengeroyokan, Polres Kepulauan Yapen Gencarkan Patroli Humanis

14 September 2026 - 19:35 WIT

Bhayangkari Daerah Papua Tengah Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Paniai

13 September 2026 - 13:01 WIT

Terduga Pelaku Penembakan 3 ASN Jayawijaya Teridentifikasi

11 September 2026 - 20:53 WIT

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan 3 ASN Jayawijaya

10 September 2026 - 23:07 WIT

Sadar Hukum, Warga Supiori Serahkan Senpi Rakitan Kaliber 9 mm dan 45 mm ke Polisi

10 September 2026 - 22:37 WIT

Tinjau Lokasi Cetak Sawah, KKB Tembak 3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya

10 September 2026 - 00:23 WIT

Trending di PERISTIWA