Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 27 Apr 2026 14:28 WIT

Sentuhan “Kaka dan Ade”, Cara Kapolres Nabire Dinginkan Tensi Pendemo 


					Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu  saat berdialog dengan pendemo kasus Puncak. Foto: Agis Pranoto/KabarPapua.co Perbesar

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu saat berdialog dengan pendemo kasus Puncak. Foto: Agis Pranoto/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO,Nabire– Ratusan pendemo bertahan pada beberapa titik di Kabupaten Nabire untuk aksinya menuntut keadilan atas insiden penembakan di Puncak.

Massa yang semakin banyak membuat suasana sempat tegang. Namun, sebuah momen tak biasa justru meredakan ketegangan tersebut. Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu mengambil langkah berani melepaskan pelindung tubuh (body vest) dan helm dalmas (pengendali massa) yang dikenakannya.

Didampingi beberapa perwira, ia berjalan mendekati kerumunan massa tanpa pengawalan ketat atau atribut pelindung sama sekali. Langkah Kapolres ini sontak membuat massa menurunkan tensi. Ia kemudian mendekati para lesehan perwakilan demonstran di tengah jalan.

Kaka tidak larang Ade suarakan aksi kalian, tapi dengan kesepakatan jangan ada longmarch. Tong (kita) juga harus perhatikan keamanan orang banyak,” kata Kapolres Nabire dihadapan pendemo, Senin 27 April 2026.

Pendekatan dialogis ini membuahkan hasil. Massa yang sebelumnya sempat ramai ingin melakukan aksi long march mulai tenang dan mengikuti arahan Kapolres Nabire. Kapolres juga berjanji akan mengawal aspirasi tersebut dan menjamin keamanan demonstran selama aksi berlangsung kondusif. *** (Agis Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Marak Pengeroyokan, Polres Kepulauan Yapen Gencarkan Patroli Humanis

14 September 2026 - 19:35 WIT

Bhayangkari Daerah Papua Tengah Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Paniai

13 September 2026 - 13:01 WIT

Terduga Pelaku Penembakan 3 ASN Jayawijaya Teridentifikasi

11 September 2026 - 20:53 WIT

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan 3 ASN Jayawijaya

10 September 2026 - 23:07 WIT

Sadar Hukum, Warga Supiori Serahkan Senpi Rakitan Kaliber 9 mm dan 45 mm ke Polisi

10 September 2026 - 22:37 WIT

Tinjau Lokasi Cetak Sawah, KKB Tembak 3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya

10 September 2026 - 00:23 WIT

Trending di PERISTIWA