Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 25 Apr 2026 20:42 WIT

Bantuan Kasih Umat Santo Yohanes Pembaptis Waena untuk Calon Imam Papua


					Penggerak Komunitas Basis Santo Yohanes Pembaptis Paroki Kristus Terang Dunia Waena saat menyerahkan bantuan kepada Seminari Menengah Santo Fransiskus Asisi Waena, Kota Jayapura. Foto: Katharina/Kabarpapua.co Perbesar

Penggerak Komunitas Basis Santo Yohanes Pembaptis Paroki Kristus Terang Dunia Waena saat menyerahkan bantuan kepada Seminari Menengah Santo Fransiskus Asisi Waena, Kota Jayapura. Foto: Katharina/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Di balik dinding Seminari Menengah Santo Fransiskus Asisi Waena, Kota Jayapura, Papua, tersimpan sebuah dedikasi besar untuk mencetak pemimpin masa depan Gereja Katolik di Bumi Cenderawasih.

Perjuangan para pendidik dalam membina karakter dan kedisiplinan para seminaris tidak bisa berdiri sendiri, namun membutuhkan tangan-tangan kasih dari umat, salah satunya dalam menopang keberlangsungan hidup seminari sehari-hari.

Sabtu sore, 25 April 2026, kehangatan persaudaraan itu nyata, saat umat dari Santo Yohanes Pembaptis, Paroki Kristus Terang Dunia Waena menyalurkan bantuan bahan pokok (bapok) ke Seminari Menengah Santo Fransiskus Asisi Waena.

Penggerak Komunitas Basis (Kombas) Santo Yohanes Pembaptis Paroki Kristus Terang Dunia Waena saat menyerahkan bantuan kepada Seminari Menengah Santo Fransiskus Asisi Waena, Kota Jayapura. (KabarPapua.co/Katharina)

Aksi kasih ini menjadi jawaban atas tantangan finansial yang sering kali dihadapi seminari dalam menyediakan kebutuhan pangan bagi para siswa.

Penggerak Kombas Santo Yohanes Pembaptis Gereja Katolik Kristus Terang Dunia Waena menyampaikan, bantuan kasih dari umat hari ini dilakukan sebagai implementasi dari semangat Sinode Keuskupan Jayapura.

Terlebih seminari ini terdekat dengan kediaman umat Kombas Santo Yohanes Pembaptis, sehingga umat berinisiatif membantu kebutuhan seminari. Harapannya, bantuan ini dapat memberikan keringanan seminari dalam memenuhi kebutuhan harian. Untuk diketahui, ​sumbangan yang diberikan meliputi beras, telur, susu hingga minyak goreng.

Rektor Seminari Menengah Santo Fransiskus Asisi Waena, RD Yohanes Budiyanto Uttun berterima kasih dengan bantuan dari umat Santo Yohanes Pembaptis.

​”Bantuan yang diberikan bukan sekadar urusan logistik, melainkan bentuk dukungan moral bagi kami, ” kata Pastor Yohanes.

Dia bilang, selama ini, para orang tua siswa kerap menyerahkan sepenuhnya kepada Pastor untuk berpikir sendiri bagaimana mencari biaya makannya, saat anak-anak sudah masuk di seminari.

“Kondisi ini membuat operasional seminari sangat bergantung pada subsidi dan bantuan umat dan aksi kasih dari kelompok umat Santo Yohanes Pembaptis Waena menjadi pilar penting kemandirian seminari,” ujar Pastor Yohanes.

Penggerak Komunitas Basis Santo Yohanes Pembaptis Paroki Kristus Terang Dunia Waena saat menyerahkan bantuan kepada Seminari Menengah Santo Fransiskus Asisi Waena, Kota Jayapura. (KabarPapua.co/Katharina)

Walau begitu, pihak seminari tetap bersyukur dengan kerelaan orang tua menyerahkan anaknya untuk dididik menjadi imam di tengah keterbatasan.

Untuk diketahui, seminari menengah menampung anak-anak dari seluruh tanah Papua, mulai dari Keuskupan Jayapura, Timika, Merauke, Agats, hingga Manokwari-Sorong. Saat ini penghuni seminari berjumlah 56 siswa dari sebelumnya 103 siswa.

“Para siswa lainnya tahun ini tamat dan melanjutkan ke pendidikan lainnya. Sisanya yang masih ada yakni siswa yang duduk di kelas 10 dan 11 SMA, ” kata Pastor Yohanes. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

8 Film Komunitas Papua Siap Menggetarkan Jayapura, Catat Jadwalnya

25 April 2026 - 21:20 WIT

Saksikan Stand Up Comedy Lewat Open Mic di Kedai Kopi Komoke Nabire

24 April 2026 - 20:07 WIT

Warga Sunda Bersiap, Pelantikan Paguyuban Pasundan se-Tanah Papua Segera Digelar

24 April 2026 - 16:37 WIT

Cetak Sejarah, UM Papua yang Pertama Luluskan Magister Ilmu Komunikasi di Papua

21 April 2026 - 23:41 WIT

Kala Rempah Masakan Bugis, Makassar Berpadu dengan Panganan Lokal Papua

20 April 2026 - 19:17 WIT

Semarak Pesona Budaya Harmoni Nusantara di Nabire Cap Go Meh Festival 2026

17 April 2026 - 20:21 WIT

Trending di RAGAM