Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 23 Apr 2026 20:24 WIT

Sertijab Kalapas Abepura: Perang Total Peredaran Narkoba dan Penggunaan HP Ilegal


					Momentum sertijab Kalapas Kelas II A Abepura. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Momentum sertijab Kalapas Kelas II A Abepura. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Momentum serah terima jabatan (sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Abepura menjadi panggung penting untuk mempertegas arah kebijakan pemasyarakatan di Papua. 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua, Herman Mulawarman, menegaskan komitmen perang total terhadap peredaran narkoba dan penggunaan handphone (HP) ilegal di dalam lembaga permasyarakatan (lapas).

Dalam sambutannya, Herman menekankan, mutasi dan promosi adalah bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kinerja sekaligus menjaga keberlanjutan pengabdian aparatur.

 “Mutasi dan promosi merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Ini bagian dari proses untuk memperkuat kinerja,sekaligus menjaga keberlanjutan pengabdian kepada negara,” jelasnya, di Kota Jayapura, Papua, Kamis, 23 April 2026.

Herman memberikan apresiasi kepada Kalapas Kelas II A Abepura yang lama dan telah mengabdi selama hampir dua tahun. Ia menilai kepemimpinan sebelumnya mampu menjaga stabilitas keamanan dan operasional lapas tetap berjalan baik. 

“Dedikasi dan kerja keras selama ini menjadi bagian dari pengabdian dan amal dalam membina warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Kepada Kalapas Kelas II A Abepura yang baru, Herman menekankan pentingnya langkah konkret dalam pembenahan internal, terutama pengawasan dan keamanan.

Herman menegaskan, tidak ada kompromi terhadap narkoba dan HP ilegal. “Narkoba dan HP ilegal adalah ancaman serius bagi sistem pemasyarakatan. Ini harus diberantas secara konsisten,” terangnya.

Herman juga menginstruksikan penggeledahan rutin dengan melibatkan aparat penegak hukum seperti kepolisian dan TNI, guna memperkuat pengawasan serta mencegah potensi pelanggaran.

Menurut Herman, kondisi geografis dan karakteristik sosial Papua menghadirkan tantangan tersendiri. Selain warga binaan lokal, terdapat pula warga negara asing, termasuk dari Negara Papua Nugini (PNG), yang membutuhkan penanganan khusus dan koordinasi lintas instansi.

Saat penandataganan pada momentum sertijab Kalapas Kelas II A Abepura. (KabarPapua.co/Imelda)

“Sinergi dengan kepolisian, TNI, kejaksaan, pengadilan, dan imigrasi sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan lapas,” jelasnya.

Herman mengharapkan pentingnya peran seluruh jajaran petugas dalam mendukung kepemimpinan baru. Informasi sekecil apa pun, menurutnya, bisa menjadi kunci dalam mencegah gangguan keamanan. 

“Dukungan dari seluruh jajaran sangat menentukan. Informasi sekecil apa pun bisa menjadi kunci dalam pencegahan,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Herman berharap kepemimpinan baru di Lapas Kelas II A Abepura dapat membawa perubahan positif, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan. 

Sementara itu Kalapas Kelas II A Abepura, Edy Susetyo, menegaskan komitmennya melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

“Pada prinsipnya kami akan meneruskan program yang sudah baik dan memberikan dampak positif, termasuk yang telah dirintis pimpinan sebelumnya,” kata Edy yang menekankan, keberlanjutan program menjadi penting agar kinerja organisasi tetap terjaga. 

Di sisi lain, Edy berkomitmen melakukan peningkatan pada aspek-aspek yang masih perlu diperkuat, khususnya dalam pembinaan warga binaan serta tata kelola pemasyarakatan.

Selain itu, kata Edy, pihaknya akan mendorong pelaksanaan program akselerasi di bidang pemasyarakatan dan imigrasi sesuai kebijakan kementerian terkait.

 “Kami berkomitmen melaksanakan program akselerasi secara tertib dan optimal, sehingga diperlukan dukungan dari semua pihak,” tegasnya.

Untuk itu, Edy mengajak seluruh jajaran dan stakeholder untuk bersinergi serta berkolaborasi demi kemajuan LapasKelas II A Abepura. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ayah Kandung Terduga Pencabulan di Keerom Ditangkap

23 April 2026 - 10:03 WIT

Longsor di Onggobalo Tagime, Akses Jalan Putus

22 April 2026 - 22:48 WIT

Program Kampung Nelayan Merah Putih Disambut Positif di Kampung Ketuapi

22 April 2026 - 17:51 WIT

PMI Obati 300-an Pengungsi Konflik Bersenjata dari Kembru Puncak

22 April 2026 - 17:03 WIT

Seorang ASN di Yahukimo Ditembak OPM

22 April 2026 - 13:43 WIT

Longsor 50 Meter Terjang Kampung Kalimo Keerom, Akses Jalan Trans Papua Lumpuh

21 April 2026 - 05:35 WIT

Trending di PERISTIWA