Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 14 Apr 2026 13:25 WIT

Perselisihan Pasutri di Timika Berakhir Tragis


					Ilustrasi garis polisi. Foto: Net Perbesar

Ilustrasi garis polisi. Foto: Net

KABARPAPUA.CO, Timika– Polres Mimika terus mengejar pelaku TG yang diduga melakukan penganiayaan dengan parang kepada NW, seorang ibu rumah tangga. TG dan NW merupakan pasangan suami istri. Dengan sadis TG menebas leher bagian belakang korban (NW) dengan parang.

Kronologi polisi yang didapat kabarpapua.co menyebutkan, peristiwa terjadi di area salah satu kantor perbankan di SP 12 Kampung Utikini 2, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika pada Senin 13 April 2026.

Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menjelaskan, saat kejadian NW sedang berada pada salah satu bank di SP 12 untuk mengambil uang keperluan belanja. Saat NW sedang menunggu prosesnya, tiba-tiba TG datang dari arah belakang dan melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang.

“Korban mengalami luka tebasan di bagian leher belakang, sehingga korban langsung tergeletak di lantai dan pelaku langsung melarikan diri,” katanya seperti yang dikutip dari laman Tribratanews.com.

Pengunjung bank di lokasi kejadian langsung berteriak dan meminta pertolongan. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika untuk mendapat penanganan medis.

“Saat ini, korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan intensif. Dugaan sementara, permasalahan dalam rumah tangga, TG diduga berselingkuh sebelum terjadi konflik di Kwamki Narama, sehingga pihak perempuan (NW) menuntut pembayaran denda adat,” katanya.

Polres Mimika mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. Aparat kepolisian juga meningkatkan patroli serta melakukan monitoring di wilayah SP 12 guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun aksi balas dendam dari pihak keluarga. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA