KABARPAPUA.CO, Serui– Perum BULOG Kantor Cabang Serui memastikan ketersediaan stok pangan, khususnya beras, gula, dan minyak goreng dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk menjelang hari besar keagamaan maupun di tengah dinamika situasi geopolitik global.
Kepala Perum BULOG Kantor Cabang Serui Firmansyah menyampaikan hingga saat ini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG Serui mencapai 903 ton.
“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 903 ton. Kami memproyeksikan jumlah tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 1.600 ton, dengan tambahan stok dalam perjalanan sekitar 750 ton dari Jawa Timur,” ujarnya Firmansyah, Selasa 10 Maret 2026.

Selain beras, BULOG juga memastikan ketersediaan minyak goreng dan gula pasir tetap terjaga. Saat ini tercatat stok minyak goreng sebanyak 5.916 liter dan gula pasir sebanyak 68 ton yang tersedia di gudang Perum BULOG Serui.
Dengan kondisi tersebut, BULOG memastikan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi. “Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng dan gula, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan di Perum BULOG Kantor Cabang Serui dalam kondisi aman dan kami terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tutupnya.
Sementara itu, Perum BULOG bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, antara lain melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan. *** (Ainun Faathirjal)


















