Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 3 Mar 2026 12:05 WIT

Menjaga Asa Literasi di Pelosok Kampung Nusi Nabire


					Peresmian Taman Baca di Nabire. Foto: Agis Pranoto/KabarPapua.co Perbesar

Peresmian Taman Baca di Nabire. Foto: Agis Pranoto/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Nabire– Semangat literasi kini memiliki rumah baru. Peresmian pada Sabtu, 28 Februari 2026 ditandai dengan ibadah syukur dan diskusi literasi dihadiri puluhan warga, pegiat literasi, anggota DPRP serta anak-anak sekolah yang sangat antusias.

Nancy Raweyai, anggota DPRP Papua Tengah yang juga pemerhati dan pegiat literasi menyampaikan kehadiran taman baca merupakan upaya nyata untuk mendekatkan buku kepada masyarakat, terutama anak-anak, di Papua Tengah.

“Kami berharap taman baca ini bukan hanya gudang buku, tetapi pusat kreativitas. Mari kita dukung gerakan literasi untuk generasi muda Papua Tengah,” ujar Nancy.

Taman Baca KO’ Membaca yang berlokasi di Nusi , Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah mengusung konsep minimalis yang masih membutuhkan koleksi buku. Terlebih buku cerita anak, ensiklopedia, hingga literatur keterampilan praktis untuk pemberdayaan ekonomi warga setempat.

Peresmian Taman Baca di Nabire. Foto: Agis Pranoto/KabarPapua.co

Salah satu pengelola taman baca, Mis Murib mengaku senang dengan hadirnya fasilitas ini, terlebih belum adanya perpustakaan di wilayah tersebut.

“Sekarang tinggal jalan kaki, tempatnya sederhana tapi asik , ini juga bagian dari pembentukan karakter anak anak, saya harap pemerintah melihat ini, tentunya Masyarakat tidak ada tanpa Pemerintah begitu juga sebaliknya,” katanya.

Ia juga berterima kasih kepada para pemerhati yang turut mendukung terbangunnya rumah baca tersebut dan tetap membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin berdonasi buku atau menjadi relawan. “Mari kita rajut masa depan generasi muda melalui jendela dunia,” ujarnya. *** (Agis Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Aku Sembuh Tanpa Diskriminasi 

31 July 2026 - 22:23 WIT

Saat Tubuh Memberi Sinyal, Pentingnya Memahami Kesehatan Pria

30 July 2026 - 17:04 WIT

Percepat Transformasi Kawasan Transmigrasi di Papua, UNDIP Terjunkan 20 Tim Ekspedisi Patriot 2026

30 July 2026 - 11:57 WIT

Momen Hari Anak Nasional, PLN IP UBP Holtekamp Wujudkan Imajinasi Lewat Warna

29 July 2026 - 17:31 WIT

Abdullah Nakhodai KKSS Kepulauan Yapen

27 July 2026 - 16:42 WIT

GKI Lilin Kecil Sambut Hangat 149 Peserta Tour Rohani

24 July 2026 - 21:53 WIT

Trending di RAGAM