KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– PLN Indonesia Power UBP Holtekamp kembali memperkuat budaya keselamatan kerja melalui Kegiatan Simulasi Penanggulangan Kebakaran yang digelar di lingkungan Unit Bisnis Pembangkitan Holtekamp, Senin 9 Februari 2026.
Kegiatan ini melibatkan para pegawai UBP Holtekamp, dan petugas pemadam kebakaran , serta perwakilan manajemen untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi kondisi darurat.
Dalam simulasi tersebut, peserta diberikan pelatihan mengenai prosedur evakuasi, penggunaan alat pemadam apiringan (APAR), hingga teknik pemadaman menggunakan hydrant. Skenario dibuat menyerupai kondisi nyata, dilanjutkan dengan proses evakuasi, koordinasi komando, hingga teknik pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan hydrant.

Manajer Unit PLN Indonesia Power UBP Holtekamp, Hastrian Ade Putra menyampaikan simulasi tanggap darurat bagian dari komitmen perusahaan dalam mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja(K3).
“Keandalan pembangkit tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Melalui simulasi ini kami ingin memastikan setiap pegawai memahami langkah yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran,” ujarnya.
Antusiasme terlihat dari para peserta yang aktif mengikuti setiap sesi. Selain praktik lapangan, tim juga memberikan edukasi mengenai potensi bahaya kebakaran di area pembangkit serta pentingnya deteksi dini. Evaluasi langsung dilakukan setelah simulasi untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Holtekamp berharap budaya tanggap daruratsemakin mengakar di seluruh unit kerja. Langkah preventif dan kesiapsiagaan yang baik diharapkan mampumeminimalkan risiko, menjaga keselamatan pekerja, serta memastikan pasokan listrik tetap andal bagimasyarakat. *** (adv)


















