Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 27 Jan 2026 23:19 WIT

Wamena United Siap Buktikan Taring di Liga 4 Papua Pegunungan.


					Foto bersama Presiden Direktur, Manajemen Wamena United serta PSSI Provinsi Papua Pegunungan dan PSSI Jayawijaya serta Sponsor Wamena United di Gala Dinner.
Foto : Agris Wistrijaya/Kabarpapua.co Perbesar

Foto bersama Presiden Direktur, Manajemen Wamena United serta PSSI Provinsi Papua Pegunungan dan PSSI Jayawijaya serta Sponsor Wamena United di Gala Dinner. Foto : Agris Wistrijaya/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Wamena– Gairah sepak bola di jantung Papua Pegunungan kembali membara. Menjelang kick-off Liga 4 Indonesia zona Papua Pegunungan pada Februari mendatang, klub kebanggaan masyarakat, Wamena United, menggelar jamuan makan malam (Gala Dinner) di Hotel Pilamo Wamena, Sabtu 24 Januari 2026.

Acara ini menjadi momentum krusial yang mempertemukan Presiden Direktur Wamena United, jajaran ofisial, pemain, pihak sponsor, pengurus PSSI Papua Pegunungan, PSSI Jayawijaya, hingga para pemerhati sepak bola.

Presiden Direktur Wamena United, Atenius Murip menyampaikan kehadiran klub ini bukan sekadar partisipasi kompetisi, melainkan simbol kebangkitan olahraga di Jayawijaya. Ia optimistis sepak bola akan memberikan citra positif baru bagi daerah.

“Olahraga yang sempat vakum akan muncul kembali melalui Wamena United. Saya yakin ini akan membuat banyak orang terpukau. Selama ini kita dikenal lewat sektor pariwisata, kini saatnya kita dikenal melalui prestasi sepak bola,” ujar Atenius penuh semangat.

Presiden Direktur Wamena United, Atenius Murip. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co

Manajer Wamena United, Adi Candra menjelaskan Liga 4 tahun ini membawa misi ganda: pembinaan atlet muda dan penggerak roda ekonomi lokal. Dengan penambahan peserta dari 8 menjadi 12 klub, perputaran uang di Jayawijaya diprediksi akan melampaui capaian tahun lalu.

“Pada liga tahun lalu, perputaran uang mencapai sekitar Rp12 miliar melalui sektor transportasi, perhotelan, gaji pemain, hingga UMKM di sekitar stadion. Tahun ini, dengan lebih banyak klub, kita harap dampaknya lebih besar bagi masyarakat,” jelas Adi.

Meski secara organisasi PSSI di delapan kabupaten sudah resmi terbentuk, Adi mengakui masih ada tantangan dalam hal lisensi pelatih dan wasit. Saat ini, panitia telah menyiapkan enam wasit berlisensi C2 untuk memimpin laga. Stadion Jayawijaya pun telah dipastikan siap menjadi saksi bisu perjuangan talenta-talenta lokal.

Manajemen berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Daerah dan BUMD agar Liga 4 menjadi fondasi kokoh bagi pembinaan sepak bola di tanah Papua Pegunungan. *** (Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bupati Jayawijaya: Disiplin Harus Dibangun Sejak Seorang Jadi CPNS

16 September 2026 - 22:05 WIT

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Bank Papua atas Dukungannya Lewat Program CSR

13 September 2026 - 16:14 WIT

Tiga Siswa Papua Football Academy Dipanggil TC Timnas Indonesia U-16

10 September 2026 - 10:57 WIT

Pemkab Jayawijaya Dorong Kemandirian Pemuda Melalui Pelatihan Wirausaha Muda

10 September 2026 - 10:30 WIT

Tujuh Hari KKR Wamena Bermazmur, Momentum Pemulihan dan Penguatan Iman Masyarakat

8 September 2026 - 14:12 WIT

Momen Langka di Jayawijaya: Bupati Resmikan KKR Wamena Bermazmur saat Apel ASN

7 September 2026 - 17:36 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA