Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 26 Jan 2026 09:24 WIT

Karlos Warga Yapen Belum Ditemukan saat Menyelam Malam Hari


					SAR gabungan saat upaya pencarian korban hilang di perairan Yapen Utara. Foto: Kantor SAR Biak Perbesar

SAR gabungan saat upaya pencarian korban hilang di perairan Yapen Utara. Foto: Kantor SAR Biak

KABARPAPUA.CO, Serui– Karlos Risyard Heipon (40), dilaporkan hilang diduga terseret arus saat melakukan penyelaman tradisional di Perairan Pantai Hawa Berotabui, Kampung Poom, Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Korban dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas penyelaman tradisional bersama adiknya pada Sabtu 24 Januari 2026 dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Jumat malam 23 Januari sekitar pukul 22.00 WIT. Korban bersama adiknya turun ke laut untuk mencari ikan dengan metode menyelam tradisional. Namun, sekitar pukul 00.00 WIT, korban diduga mengalami kelelahan fisik saat berada di tengah perairan.

Dalam kondisi tersebut, korban sempat meminta adiknya untuk kembali ke daratan mengambil alat bantu apung. Namun nahas, ketika sang adik kembali ke lokasi dengan membawa alat apung, korban sudah tidak terlihat di permukaan air. Upaya pencarian awal secara mandiri dilakukan oleh keluarga dan masyarakat setempat sejak Sabtu pagi, namun hingga sore hari korban belum ditemukan.

Laporan resmi kejadian diterima Kantor SAR Biak pada 24 Januari 2026 sore dari Victor Kapitarauw. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Biak segera melakukan koordinasi serta menyiapkan personel dan logistik. Pada Minggu 25 Januari 2026, pukul 06.00 WIT, satu tim rescue Kantor SAR Biak diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB).

Kepala Kantor SAR Biak, Kundori menyebutkan segera menggerakkan tim rescue dari Biak menuju lokasi kejadian. Fokus utama pencarian dilakukan di titik terakhir korban terlihat.

Untuk memaksimalkan upaya pencarian, tim rescue dilengkapi dengan peralatan selam guna melakukan penyelaman di sekitar titik koordinat kejadian. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih melakukan penyisiran di area pesisir Pantai Hawa Berotabui.

“Kondisi laut yang bergelombang sempat menjadi kendala dalam pergerakan awal tim, namun cuaca terus dipantau demi menjamin keselamatan personel selama operasi berlangsung,” jelasnya. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 463 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA