KABARPAPUA.CO. Merauke– Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Merauke merilis data evaluasi kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025. Tercatat, angka kecelakaan di Merauke meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total korban meninggal dunia mencapai 48 jiwa.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasat Lantas IPTU Reza Hilmy W. Putra menjelaskan peningkatan angka kecelakaan mencapai hampir 50 persen jika dikomparasikan dengan data tahun 2024.
“Berdasarkan hasil evaluasi, tingginya fatalitas korban meninggal dunia sebagian besar disebabkan oleh rendahnya kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas,” ujar IPTU Reza, Rabu 7 Januari 2026.
Penyebab Utama

IPTU Reza menjelaskan, perilaku berisiko di jalan raya masih mendominasi penyebab kecelakaan. Beberapa poin utama yang disoroti antara lain berkendara dalam kondisi mabuk karena dipengaruhi alkohol, melawan marka jalan dan melakukan putar balik di persimpangan terlarang. Lalu, ditemukan juga tak menggunakan helm standar dan sabuk pengaman, serta .pengendara memaksakan diri berkendara saat lelah, terutama pada malam hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan imbauan personel di lapangan. Keselamatan berlalu lintas itu sangat ditentukan oleh kesadaran diri masing-masing,” tambahnya.
Jadi Polantas bagi Diri Sendiri
Menyikapi data tersebut, Sat Lantas Polres Merauke mengajak seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Papua Selatan, khususnya Kabupaten Merauke, untuk menjadikan data tahun 2025 sebagai pengingat keras. Pengendara juga diimbau melengkapi surat-surat kendaraan, tidak melawan arus, dan yang paling utama adalah menjauhi konsumsi alkohol saat hendak berkendara.
“Jadilah Polantas bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan disiplin, kita tidak hanya menyelamatkan nyawa sendiri, tapi juga pengguna jalan lainnya,” tutup IPTU Reza Hilmy. *** (Katharina/rilis)
























