Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 3 Jan 2026 23:36 WIT

Tangani Abrasi Kali Manaenam, Pemkab Kepulauan Yapen Turunkan Ekskavator 


					Wabup Kepulauan Yapen Roi Palunga, meninjau normalisasi Kali Manaenam di Kampung Mantembu, Distrik Anotaurei. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Wabup Kepulauan Yapen Roi Palunga, meninjau normalisasi Kali Manaenam di Kampung Mantembu, Distrik Anotaurei. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Guna menangani abrasi di Kali Manaenam di Kampung Mantembu, Distrik Anotaurei, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen menurunkan satu unit alat berat jenis Ekskavator atau mesin pengeruk. Hal ini untuk menormalisasi Kali Manaenam, Sabtu, 3 Januari 2026.

Penanganan abrasi ini merupakan respon cepat Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Yapen Roi Palunga atas keluhan masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk mengalihkan arah aliran air agar tak lagi membujur dan mengikis bantaran kali yang berbatasan langsung dengan lokasi pemakaman warga.

“Sebagai pemerintah, kami siap menjawab keluhan masyarakat. Namun, tentu tetap harus mempertimbangkan kondisi keuangan daerah dan program yang telah direncanakan,” ujar Roi saat berdialog bersama warga di lokasi Kali Manaenam.

Selain penanganan darurat, Roi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memikirkan solusi jangka panjang, guna mengatasi abrasi kali yang terus terjadi. 

Roi menyarankan agar pembangunan bronjong atau talud dapat diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta dikawal dalam proses pelaksanaannya.

Roi juga meminta dukungan masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus memperjuangkan pemulihan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang saat ini terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

“Kita berharap pada tahun 2026 dana Otsus dapat pulih dari pemotongan, sehingga pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan bronjong di Kali Manaenam,” katanya.

Mewakili masyarakat Kampung Yapan dan Kampung Mantembu, Martinus Wandamani menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab Kepulauan Yapen atas respons cepat terhadap keluhan warga.

Sekadar diketahui, abrasi Kali Manaenam telah mengakibatkan kerusakan pada area pekuburan Kampung Mantembu setiap kali terjadi banjir. Dari pengakuan masyarakat, sejak 2024 hingga akhir 2025, tercatat 14 kuburan rusak akibat pengikisan tanah bantaran kali.

Dari jumlah itu, tujuh kuburan telah dilakukan penggalian dan pemindahan jazad tulang belulang. Sementara tujuh kuburan lainnya tak dapat diselamatkan. Melihat kondisi ini, Jumat, 2 Januari 2026, warga bergotong royong memindahkan enam kuburan yang ada di tepi kali ke lokasi aman dan layak. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kunjungi GKI Getsemani Mawei, Tonny Tesar dan Rian Hendrik Bantu Semen

12 August 2026 - 18:36 WIT

Pantau Pembangunan Kampung Nelayan Ketuapi, Tonny Tesar Soroti Kondisi Jembatan

11 August 2026 - 19:48 WIT

Tonny Tesar Ajak Mahasiswa di Kepulauan Yapen Pahami dan Terapkan Prinsip P5HAM

10 August 2026 - 15:48 WIT

Pemkab Kepulauan Yapen Resmi Canangkan Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI

27 July 2026 - 19:54 WIT

Musda VI KKSS Kepulauan Yapen Digelar, Siapkan Kepengurusan Baru

26 July 2026 - 18:07 WIT

Cegah Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal, OJK Papua Edukasi ASN Kepulauan Yapen

24 July 2026 - 22:26 WIT

Trending di BISNIS