KABARPAPUA.CO, Sarmi– Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian seorang pelajar bernama Seldjun Oktaria (18) yang dilaporkan hilang tenggelam di Pantai Taronta, Muara Kali Dormas, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi. Hingga Jumat sore, 2 Januari 2026, operasi pencarian masih belum membuahkan hasil.
Peristiwa naas terjadi pada Kamis 1 Januari 2026 sekitar pukul 12.30 WIT. Korban yang merupakan siswa SMKN 5 Sarmi saat itu sedang mandi bersama dua rekannya. Ketiganya kemudian terseret arus kuat hingga ke tengah laut. Meski rekan korban sempat mencoba menolong, hantaman ombak besar membuat pegangan tangan terlepas hingga korban hilang dari permukaan air.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura, Anton Sucipto menyatakan personel dari Pos SAR Sarmi telah berada di lokasi sejak Jumat pagi pukul 07.20 WIT untuk memulai operasi penyisiran.

“Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Taronta. Dalam operasi ini, kami mengerahkan sejumlah peralatan pendukung seperti speedboat, drone untuk pantauan udara, serta teknologi Aquaeyeuntuk deteksi bawah air,” jelas Anton dalam keterangan resminya.
Di tempat terpisah, Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan menjelaskan kuatnya arus muara menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Polres Sarmi juga telah mengerahkan Sat Polairud serta berkoordinasi dengan Polsek Bonggo dan Koramil setempat.
“Kami terus melakukan upaya maksimal bersama Basarnas, TNI, dan masyarakat. Kami juga telah melakukan penggalangan kepada pihak keluarga agar tetap tenang selama proses pencarian berlangsung,” ujar AKBP Ruben.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, Polsek Bonggo, Koramil Sarmi, Yonif TP/809 NTM, Polair Polres Sarmi, serta masyarakat setempat. Meskipun kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan, tim di lapangan tetap mewaspadai dinamika arus laut yang tidak menentu.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pinggir pantai, terutama di musim liburan, guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa. *** (Katharina/rilis)
























