Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 11 Dec 2025 19:52 WIT

Rayakan Natal dan Tahun Baru, PLN Bawa Terang Dua Kampung di Dogiyai


					Bupati Dogiyai, Yudas Tebai menyatakan kesiapan pemda dukung program pelayanan listrik di Kabupaten Dogiyai. (Foto dok: PLN Papua) Perbesar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai menyatakan kesiapan pemda dukung program pelayanan listrik di Kabupaten Dogiyai. (Foto dok: PLN Papua)

KABARPAPUA.CO, Dogiyai – PLN berhasil melistriki dua kampung di Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai sebagai kado momen natal dan tahun baru bagi masyarakat. 

Setelah puluhan tahun hidup dalam kegelapan, kini Kampung Motito dan Bobobutu dapat menyala 24 jam penuh setiap harinya.

Membutuhkan perjalanan tujuh jam dari Kabupaten Nabire, dua kampung tersebut hidup serba terbatas dan kegelapan tanpa adanya penerangan. 

Hadirnya listrik saat ini memberikan harapan puluhan rumah tangga untuk hidup lebih mudah saat melakukan berbagai aktivitas. 

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai menyatakan kesiapan pemerintah daerah mendukung penuh program pelayanan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Dogiyai. 

Dia menjelaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar untuk membuka jalan bagi kemajuan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan ekonomi masyarakat. 

“Melihat hal itu pemerintah sangat mendukung upaya PLN untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Dogiyai,” kata Tebai.

Menurut Tebai, PLN berjuang sejak tahun 2023 sampai hari ini. Dalam perjuangan untuk menyalakan listrik ini, pasti banyak tantangan yang dilalui.

“Tetapi orang PLN bilang itu bukan masalah karena mereka datang untuk masyarakat yang masih berada dalam gelap dan ingin menerangi. Sekali lagi kami sampaikan apresiasi yang luar biasa untuk PLN,” jelas Tebai.

Tebai juga mengimbau masyarakat untuk bersikap bijak saat menggunakan listrik. Seluruh infrastruktur kelistrikan yang telah dibangun, wajib untuk dijaga bersama agar suplai listrik terus terjaga. 

Pemsangan tiang listrik di Dogiyai. (Foto dok: PLN Papua)

“Semua aturan yang pihak PLN sudah disampaikan itu wajib dipatuhi. Tidak boleh siapapun ambil inisiatif sendiri untuk sambung listrik dari satu rumah ke rumah lain,” tambah Tebai.

Untuk menyediakan akses listrik kepada seluruh rumah tangga di kedua kampung tersebut, diperlukan pembangunan beberapa infrastruktur.

Beberapa infrastruktur itu, diantaranya berupa jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 2,44 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 3,43 kms serta dua unit gardu distribusi yang masing-masing berkapasitas 100 kVA. 

“Sebanyak 37 rumah tangga di Kampung Bobobutu dan Desa Motito, Kabupaten Dogiyai, kini telah menikmati aliran listrik yang disuplai langsung oleh sistem kelistrikan Deiyai,” kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar.

Selanjutnya, kata Diksi, PLN akan melakukan penyambungan secara bertahap kepada seluruh rumah tangga di kedua kampung tersebut yang diperkirakan mencapai 200 kepala keluarga. 

Diksi juga menjelaskan, PLN terus berusaha menghadirkan listrik ke seluruh pelosok meskipun dihadapkan pada tantangan dan aksesibilitas. 

“Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah, masyarakat serta para stakeholder yang terlibat dalam semua proses menghadirkan listrik 24 jam penuh,” tambah Diksi. 

Meski penuh tantangan, menurut Diksi, tim PLN tak menyerah dan bekerja keras mengerahkan seluruh tenaga dan hati agar masyarakat bisa merasakan penerangan yang layak, khususnya pada momen perayaan natal dan tahun baru mendatang. 

“Semoga cahaya yang terang dapat membawa harapan yang baru untuk kedepannya. Mohon untuk bisa kita jaga bersama seluruh infrastruktur yang telah ada,” pungkas Diksi. ***(Advertorial)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS