KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen resmi menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.
Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 ini berlangsung di Ruang Rapat DPRK Kepulauan Yapen, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Senin, 8 Desember 2025.
“Penandatanganan KUA-PPAS ini bukan sekadar formalitas dokumen anggaran, tapi komitmen bersama pemerintah dan DPRK Kepulauan Yapen untuk bangun Kepulauan Yapen secara terarah, berkelanjutan, dan berkeadilan,” jelas Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy dalam sambutannya.
Menurut Benyamin, KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 disusun dengan mempertimbangkan tantangan ekonomi, mutu pendidikan dan kesehatan, pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan dan stunting, mitigasi bencana, hingga transformasi digital pemerintahan.
“Keterbatasan fiskal daerah menuntut perencanaan anggaran yang cermat, kreatif, dan fokus pada program yang memiliki dampak nyata,” jelas Benyamin.
Benyamin juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRK atas pembahasan serta masukan konstruktif selama proses penyesuaian anggaran.
“Kepulaun Yapen tak bisa dibangun hanya oleh pemerintah. Kita memerlukan kolaborasi semua pemangku kepentingan. Kritik yang sehat sangat penting dalam demokrasi, namun harus disampaikan dengan etika, data, dan solusi,” terangnya.

Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai dalam sambutannya menegaskan, KUA dan PPAS merupakan dokumen fundamental yang menjadi dasar penyusunan APBD 2026.
Menurut Ebzon, proses pembahasan antara TAPD dan Badan Anggaran DPRK Kepulauan Yapen telah berlangsung cermat dan sinergis.
“KUA-PPAS bukan hanya sekumpulan angka, melainkan visi, misi, dan prioritas pembangunan daerah. Penandatanganan hari ini menjadi simbol kuatnya komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik, merata, dan mensejahterakan seluruh masyarakat,” jelas Ebzon.
Ebzon juga turut mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen anggaran, sembari mengajak seluruh pemangku kepentingan mengawal pelaksanaan APBD 2026 agar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kepulauan Yapen.
Penandatanganan KUA-PPAS 2026 ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan program pembangunan tahun 2026 dan mendorong terciptanya Kepulauan Yapen yang Berkeadilan, Unggul, dan Sejahtera. ***(Ainun Faarhirjal)
























