Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 1 Nov 2025 19:21 WIT

Panen Padi di Hubikosi Berlimpah, Bupati Jayawijaya: Buka Lahan Tidur untuk Petanian


					Bupati Jayawijaya panen padi di Distrik Hubikosi seluas 10,5 hektare. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co Perbesar

Bupati Jayawijaya panen padi di Distrik Hubikosi seluas 10,5 hektare. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Wamena- Bupati Jayawijaya Atenius Murip bersama pimpinan OPD dan anggota kelompok tani melakukan panen raya padi di Distrik Hubikosi – Kabupaten Jayawijaya, Kamis 30 Oktober 2025.

Panen dilakukan diatas lahan seluas 10,5 hektar yang berhasil ditanami kelompok tani yang ada di Kampung Moai, Kosihilapok, Kosiape, Labukama, Kampung Baru, dan Kampung Pipukmo. Dimana kelompok-kelompok tani inilah yang selama ini aktif menanam padi di wilayah masing-masing Kampung. 

“Pemerintah Daerah memberikan apresiasi kepada kelompok tani di Distrik Hubikosi dan untuk meringankan beban dalam kegiatan pertanian kami memberikan mesin perontok dan mesin penggiling  portable,” kata Bupati Jayawijaya.

Bupati Jayawijaya panen padi di Distrik Hubikosi seluas 10,5 hektare. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co

Sebelum melakukan panen padi, Bupati sempat berdiskusi dengan para petani dan terungkap banyak sekali kendala yang dihadapi, mulai dari masalah irigasi, gudang penampung, hingga mesin penggiling dan beberapa alat lainnya yang rusak.

Dalam kesempatan itu, bupati dan rombongan  juga meninjau gudang-gudang penampung yang selama ini tidak terpakai karena rusak. 

Kata Atenius, produksi beras di Jayawijaya belum mampu memenuhi kebutuhan pangan khususnya beras di Jayawijaya sehingga ke depan diharapkan lahan-lahan tidur yang ada dapat dibuka menjadi lahan pertanian padi.

“Sejauh ini untuk menjawab kebutuhan pangan di Jayawijaya produksinya belum maksimal, tapi ini program unggulan dari  presiden yang kita wujudkan di bidang ketahanan pangan, Sehingga diharapkan output kedepannya semua kelompok tani ada dan lahan tidur dibuka,” katanya.

Bupati Jayawijaya melihat tempat penyimpanan padi yang terbengkalai. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co

Tahun 2024 lalu jumlah produksi beras mencapai 320 ton dan untuk meningkatkan produksi sesuai perintah presiden, pemerintah Jayawijaya terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan melakukan konsultasi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini kementerian pertanian untuk mengupayakan pemanfaatan lahan yang ada demi peningkatan produksi beras di Jayawijaya.

Daerah Muai menjadi titik awal pembukaan lahan pertanian padi di Wamena, yang dilakukan penanaman perdana oleh mantan Presiden RI Soeharto pada tahun 1983, sejak saat itu lahan persawahan terus berkembang di Jayawijaya hingga saat ini. *** (Agris Wistrijaya) 

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bupati Jayawijaya: Disiplin Harus Dibangun Sejak Seorang Jadi CPNS

16 September 2026 - 22:05 WIT

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Bank Papua atas Dukungannya Lewat Program CSR

13 September 2026 - 16:14 WIT

Pemkab Jayawijaya Dorong Kemandirian Pemuda Melalui Pelatihan Wirausaha Muda

10 September 2026 - 10:30 WIT

Tujuh Hari KKR Wamena Bermazmur, Momentum Pemulihan dan Penguatan Iman Masyarakat

8 September 2026 - 14:12 WIT

Momen Langka di Jayawijaya: Bupati Resmikan KKR Wamena Bermazmur saat Apel ASN

7 September 2026 - 17:36 WIT

Bunda PAUD Jayawijaya: Program Kerja Sederhana, tapi Berdampak Nyata

7 September 2026 - 16:42 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA