Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 23 Oct 2025 00:23 WIT

Kala Terang Memberi Harapan di Tanah Papua


					Markus Waromi, nelayan berumur 64 tahun di Kampung Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua didampingi istrinya sangat bahagia saat pertama kalinya listrik menyala di rumahnya lewat program Light Up The Dream. Foto: Katharina/KabarPapua.co Perbesar

Markus Waromi, nelayan berumur 64 tahun di Kampung Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua didampingi istrinya sangat bahagia saat pertama kalinya listrik menyala di rumahnya lewat program Light Up The Dream. Foto: Katharina/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– “Sa (saya) senang sekali. Su (sudah) lama trada (tidak ada) listrik di rumah,” kata Markus Waromi, nelayan berumur 64 tahun di Kampung Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua

Matanya berbinar, senyumnya semringah saat listrik menyala di rumahnya berkat donasi pegawai PLN lewat program Light Up The Dream. Markus yang sejak 1961 tinggal di Kampung Hamadi, baru kali ini mendapatkan penerangan dari PLN. 

Program Light Up The Dream menyasar rumah Markus Waromi, nelayan di Kota Jayapura.
Foto: Katharina/KabarPapua.co

“Sebelumnya, kitorang (kami) mendapatkan listrik dengan menyambung (listrik) dari rumah keluarga di sebelah,” kata Markus sambil menunjuk rumah keluarganya yang bersebelahan dengan rumahnya.

Markus menyampaikan berkat nyala listrik di rumahnya, aktivitas yang dilakukan di dalam rumahnya lebih mudah, termasuk saat malam tiba, dia dan seisi rumah tak lagi hidup dalam kegelapan.

“Dulu belum ada nyala listrik, untuk aktivitas malam hari selalu sulit, karena cahaya minim. Tapi, saat ini kitorang (kami) su bisa lebih mudah melakukan apapun dengan adanya listrik. Termasuk di dalam rumah ada cooler box untuk menyimpan hasil tangkapan ikan, bisa digunakan dengan baik lagi,” kata Markus bahagia.  

Tak hanya Markus, penerima manfaat dari program Light Up The Dream di  Kelurahan Amban, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Ferry Dowansiba juga mengaku terbantukan dengan donasi pegawai PLN tersebut.

“Selama ini, kitorang (kami) hidup dalam susah karena gelap, terlebih malam hari. Torang (kami) bersyukur dan berterima kasih kepada PLN yang su (sudah) membantu menyambungkan listrik. Sekarang rumah su (sudah) terang, terlebih di malam hari, anak-anak bisa lebih baik belajarnya karena lampu (listrik) su (sudah) menyala,” ujarnya.

Bantuan Kecil Berdampak Luas

Jajaran PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Maluku saat bersama Markus Waromi,
nelayan di Kota Jayapura yang menerima sambungan listrik gratis dari program
Light Up The Dream. Foto: Katharina/Kabarpapua.co

Momen Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 dimaknai berbeda oleh PT PLN (Persero) dengan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang belum menikmati terang. 

Melalui program Light Up The Dream (LUTD), sebanyak 204 keluarga prasejahtera di tanah Papua akhirnya menikmati listrik yang disalurkan secara serentak secara nasional pada Selasa 21 Oktober 2025.

Light Up The Dream diluncurkan 2022. Program ini adalah bantuan pemasangan listrik gratis dari donasi pegawai untuk keluarga prasejahtera. Hingga Oktober 2025 kegiatan ini telah berhasil memberikan sambungan listrik gratis kepada 2.904 rumah tangga yang tersebar di seluruh tanah Papua.

Program Light Up The Dream menyasar rumah Markus Waromi, nelayan di Kota Jayapura.
Foto: Katharina/KabarPapua.co

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menjelaskan LUTD merupakan upaya PLN untuk menghadirkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Ketersediaan listrik yang bisa dinikmati seluruh masyarakat menjadi sebuah jalan untuk mencapai kemajuan mulai dari sektor pendidikan hingga perekonomian daerah.

“Dari niat mulia yang sederhana ini, bantuan kecil namun bisa berdampak besar bagi penerima manfaat. Kami berkomitmen agar program ini terus berlanjut,” ujar Diksi.

Melalui penyambungan listrik gratis kepada keluarga kurang mampu ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi penerima manfaatLUTD menjadi wujud inisiasi kepedulian para pegawai sebagai tanggung jawab sosial individu terhadap lingkungan sekitar.  Program ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat tanpa terkecuali, khususnya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar. *** (Katharina) 

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS