Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA BARAT · 21 Oct 2025 11:02 WIT

HNSI Papua Barat Gelar Musda Pertama 2025 


					Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Barat, Matias Farisa. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Barat, Matias Farisa. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Badan Pengurus Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Barat akan menggelar musyawarah daerah (musda) pertama di tahun 2025 ini.

“Seharusnya musda itu sudah digelar bulan Oktober ini, namun karena ada beberapa faktor yang menyebabkan sehingga ditunda ke bulan November besok,” jelas Ketua HNSI Papua Barat, Matias Farisa pada kabarpapua.co, Senin,20 Oktober 2025.

Putra asli dari Suku Iraruti di Kabupaten Kaimana ini mengaku dirinya diberikan mandat oleh pengurus HNSI Pusat untuk menjadi Ketua HNSI Papua Barat sekaligus diberikan tugas melaksanakan Musda Pertama.

“Saya rencananya, beberapa waktu kedepan akan melakukan konsultasi pribadi ke Manokwari. Kalau sudah disana, barulah nanti bersama-sama dengan pa Sekjen dan rekan-rekan mempersiapkan waktu dan tempat yang mau digunakan untuk kegiatan Musda,” ujarnya.

Anggota DPRK Kaimana ini juga menjelaskan jika musda itu rencananya akan digelar sekitar pertengahan atau akhir bulan November 2025. Dengan demikian, diharapkan program yang dibahas, sudah bisa dilaksanakan pada awal tahun 2026.

Dia menyebut, HNSI adalah sebuah organisasi nelayan yang bertujuan untuk memperjuangkan kepentingan, kesejahteraan serta memberdayakan nelayan diseluruh Indoneia.

“Kami di Papua Barat sudah ada pengurus di tingkat kabupaten, hanya selama ini belum terkoordinir secara baik hingga ke pusat. Untuk itu, kami juga sekaligus akan melakukan konsolidasi hingga ke tingkatan paling bawah. Mereka juga akan hadir dalam musda nanti,” uangkapnya.

Selain konsolidasi, kata Matias, HNSI Papua Barat dibantu pengurus kabupaten, akan melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap semua nelayan yang ada di Papua Barat.

“Ketika kita berbicara tentang nelayan, maka ketersediaan data sangatlah penting. Agar nantinya berbagai perhatian yang diberikan oleh pemerintah dapat benar-benar tepat sasaran,” sebut Matias.

Mantan penyuluh perikanan selama delapan tahun ini juga menegaskan, HNSI ke depan tentu akan bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten. Termasuk dengan Pol Airut dan Lantamal agar tidak terjadi illegal fishing diwilayah perairan laut Papua Barat. 

“Kehadiran HNSI selain melakukan peningkatan dan pengembangan kapasitas nelayan, kami juga fokus kepada pengembangan budidaya di laut maupun darat. Ini melestarikan potensi yang ada agar tidak punah. Contohnya Ikan Gulama, Kepiting Bakau, Udang Lobster, Rumput Laut dan lainnya,” tutupnya. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Layanan Mudik Lebaran di Bandara Kaimana Berjalan Aman dan Lancar

17 March 2026 - 12:41 WIT

Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kaimana Berkurang 8.761 Orang

10 March 2026 - 11:06 WIT

Bupati Kaimana Serahkan DPA ke OPD: Pentingnya Sinergitas pada Setiap Kegiatan

10 March 2026 - 09:58 WIT

DPRPB Gelar Konsultasi Publik Ranperdasus Perlindungan Situs Keagamaan di Kaimana

9 March 2026 - 09:50 WIT

Jelang Lebaran, Harga Bapok di Kaimana Terkendali

5 March 2026 - 21:26 WIT

Palang Kantor Distrik Yamor Dibuka, Wabup Kaimana Beri Catatan Khusus

4 March 2026 - 18:25 WIT

Trending di KABAR PAPUA BARAT