Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 9 Oct 2025 23:37 WIT

Cara BI Tingkatkan Kapasitas Jurnalis di Papua


					BI tingkatkan kapasitas jurnalis di Papua. Foto: Imelda/Kabarpapua.co Perbesar

BI tingkatkan kapasitas jurnalis di Papua. Foto: Imelda/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Jakarta- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua memperkuat sinergi dan silaturahmi dengan insan pers melalui Peningkatan Kapasitas (capacity building). Kegiatan dilakukan di Jakarta selama 4 hari, mulai  7-10 Oktober 2025 di Hotel Sari Pasific di Jakarta.

Kegiatan bertujuan untuk memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi kebijakan BI secara akurat dan konstruktif kepada publik, serta meningkatkan pemahaman terhadap isu-isu terkini dan tugas-tugas strategis Bank Sentral. 

Kepala Perwakilan BI Papua, Fatturachman mengatakan capacity building sangat penting, terlebih berkolaborasi antara media dan BI dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Selama kegiatan para insan pers diajak untuk melihat langsung proses pencetakan uang di Peruri, serta mengunjungi Museum Bank Indonesia guna memahami evolusi peran BI dari masa ke masa.

Menurutnya kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah edukatif untuk memperkaya wawasan para wartawan agar mampu menyajikan berita yang kredibel dan relevan bagi masyarakat. 

“Harapan kita, forum ini menjadi media untuk meng-update kebijakan dan tugas-tugas Bank Indonesia secara langsung,” ujarnya, di Jakarta, Kamis 9 Oktober 2025.

Fatturachman bilang, selama ini kantor perwakilan BI di daerah dikenal luas sebagai pusat distribusi uang rupiah ke berbagai wilayah, termasuk ke empat provinsi di Papua dan titik-titik strategis seperti Wamena. 

Namun, melalui kunjungan ke Peruri, peserta forum mendapat gambaran utuh tentang proses pencetakan uang dan peran BI sebagai otoritas moneter, sistem pembayaran, dan makroprudensial.

BI tingkatkan kapasitas jurnalis di Papua. Foto: Imelda/Kabarpapua.co

“Melihat langsung proses pencetakan uang adalah pengalaman yang membuka wawasan. Ini bagian dari prinsip seeing is believing, agar pemahaman terhadap tugas BI tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis,” ujarnya 

Pada prinsipnya Bank Indonesia berkomitmen membekali para jurnalis dengan pengetahuan mendalam agar mampu menyampaikan informasi ekonomi dan kebijakan moneter secara akurat. 

Dengan pemahaman yang kuat, media dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan kebijakan BI kepada publik secara transparan dan edukatif.

Peserta Capacity Building, Merrit Waromi mengapresiasi kegiatan dari Bi Papua dengan melibatkan 33  jurnalis yang selama ini meliput ekonomi dan bisnis.

Bahkan banyak hal baru yang didapatnya, misalnya saat mengunjungi Museum Bank Indonesia dan Peruri, tempat percetakan uang. “Ini sebagai penghormatan karena tidak semua wartawan bisa melihat langsung proses pencetakan uang,” katanya.

Dia mengakui dengan hal baru yang diketahuinya dapat memberikan pemahaman kepada jurnalis terkait kebijakan BI secara akurat kepada publik. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

AMSI Papua Apresiasi Peringatan WPFD 2026 di Kota Jayapura

6 May 2026 - 23:27 WIT

“Doom Tra Kosong” Bikin Milenial Sorong Jago Speaking

6 May 2026 - 10:27 WIT

Lahir di WPFD 2026, Deklarasi Jayapura Jadi Tonggak Pers Berkualitas dari Timur Indonesia

5 May 2026 - 22:30 WIT

Jubir Gubernur Papua Apresiasi Terbentuknya Forum Pemred Papua

4 May 2026 - 10:10 WIT

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Komnas Perempuan: Jurnalis Perempuan Hadapi Risiko Berlapis

4 May 2026 - 05:01 WIT

Momentum WPFD 2026, AJI Indonesia: Hentikan Praktik Sensor dan Swasensor pada Jurnalis dan Media

3 May 2026 - 15:55 WIT

Trending di RAGAM