Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 3 Oct 2025 18:15 WIT

SD Negeri Anotaurei Serui Bangkitkan Pesona Tari Yosim Tempo Doeloe


					Bupati Kepulauan Yapen saat bersama siswa/i Anotourei dalam Parade Tari Yosim Tempo Doeloe. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co Perbesar

Bupati Kepulauan Yapen saat bersama siswa/i Anotourei dalam Parade Tari Yosim Tempo Doeloe. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui– Bupati  Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy membuka Parade Tari Yosim Tempo Dulu (Doeloe) yang diikuti oleh siswa-siswi SD Negeri Anotaurei, Serui, Jumat 3 Oktober 2025.

Parade Tari Yosim Tempo Dulu dimulai dari Taman Odo Serui dan berakhir di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yapen.

Bupati Benyamin Arisoy mengapresiasi pihak sekolah, guru, serta siswa-siswi SD Negeri Anotaurei yang menampilkan Tari Yosim Pancar Tempo Dulu sebagai bagian dari muatan lokal kurikulum Merdeka Belajar.

“Parade ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga upaya menanamkan nilai budaya, membangun rasa cinta tanah Papua, serta melestarikan warisan leluhur di tengah arus globalisasi,” ujar Bupati.

Dia bilang, melalui pembelajaran seni tari tradisional, anak-anak dapat tumbuh dengan identitas yang kuat, berakar pada budaya, sekaligus kreatif dalam mengembangkan seni sesuai zamannya. 

“Tari Yosim Pancar tempo dulu, merupakan tari rakyat yang mempersatukan, mengajarkan kebersamaan, keceriaan, serta kekompakan,” katanya.

Susana Parade Tari Yosim Tempo Doeloe. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Anotaurei, Salmon T. Wonatorei, menjelaskan Yosim tempo dulu merupakan tari khas Yapen yang perlahan terkikis oleh perkembangan Yosim Pancar. Karena itu, pihaknya memasukkan materi tari tersebut dalam kurikulum Merdeka, khususnya pada pelajaran seni tari dan muatan lokal kesenian daerah.

“Dalam ulangan tengah semester, kami mengemasnya dalam bentuk pertunjukan Tari Yosim Tempo Dulu versi Yapen. Ada beberapa gerakan dasar yang diajarkan, seperti Yosim, Belah Rotan, dan Lemon Nipis. Yang terpenting adalah menanamkan nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan karakter pada siswa,” kata Salmon.

Kegiatan parade ini diikuti oleh seluruh siswa SD Negeri Anotaurei, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan potensi diri serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

KKST Kepulauan Yapen Perkuat Silaturahmi dan Galang Dana untuk Pekuburan Islam

14 September 2026 - 13:22 WIT

Sambut Harhubnas 2026, UPP Kelas II Serui Buka Gerai E-Pas Kecil bagi Nelayan

9 September 2026 - 21:11 WIT

Jalan Santai Berhadiah Warnai HUT ke-54 IKT Kabupaten Kepulauan Yapen

9 September 2026 - 14:03 WIT

Kasus Skabies di Serui Kota Menurun, Puskesmas Ingatkan Pentingnya Kebersihan

8 September 2026 - 00:33 WIT

Musim Kemarau, Debit Air Baku PDAM Kepulaun Yapen di Sumber Ansija Menurun

3 September 2026 - 14:44 WIT

Kebakaran Lahan di Pasir Hitam, Kodim Yawa dan Damkar Bergerak Cepat

1 September 2026 - 21:04 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN