Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 28 Aug 2025 20:20 WIT

Jaga Keamanan Bersama, Ketua LMA Puncak Jaya: Jangan Terprovokasi Isu Eksternal


					Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Lemas Telenggen. Foto: ist Perbesar

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Lemas Telenggen. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Puncak Jaya– Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Lemas Telenggen menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu eksternal yang dapat memecah persatuan.

Pasca konflik Pilkada yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Puncak Jaya, Lemas mengajak elemen masyarakat mendukung program kebijakan pemerintah daerah,termasuk bersama-sama membangun kembali aktivitas masyarakat yang sempat terhenti dan melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana daerah khususnya di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.

Lemas mengajak seluruh pihak harus tetap tenang, bijak, dan mengedepankan kepentingan bersama. Ia menilai, kondisi keamanan di Kabupaten Puncak Jaya saat ini sudah mulai kondusif dan harus dijaga bersama-sama agar tidak terganggu oleh isu yang berasal dari luar daerah.

“Seluruh masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang berasal dari luar. Mari bersama-sama, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh unsur masyarakat menjaga situasi yang sudah mulai kondusif,” ujar Lemas Telenggen.

Ia juga mengajak para tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh adat untuk mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga perdamaian dan persatuan. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dan provokatif di media sosial dapat memicu perpecahan serta mengganggu kestabilan keamanan dan ketertiban masyarakat daerah jika tidak diantisipasi dengan baik.

 “Berhati-hatilah dalam menyikapi isu-isu yang berkembang, baik yang disebarkan secara langsung maupun melalui media sosial. Jangan sampai kita terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, karena hal tersebut hanya akan menimbulkan perpecahan di antara kita sendiri nantinya,” tambahnya.

Dengan adanya seruan dari tokoh adat setempat, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri, bersikap bijak, dan terus menjaga keharmonisan sosial. Langkah ini menjadi penting untuk memastikan Kabupaten Puncak Jaya tetap aman, damai, dan kondusif di tengah dinamika isu politik maupun keamanan yang berkembang di luar daerah.

 “Mari kita semua bersatu dan bergandengan tangan menjaga Puncak Jaya tetap damai. Keamanan dan kesejahteraan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Lemas Telenggen.

Dengan komitmen tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan stabilitas keamanan di Puncak Jaya terus terjaga dan dapat menjadi pondasi penting dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan bersama. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bawa 1,6 Kilogram Ganja, WNA Asal PNG Ditangkap Polisi di Kota Jayapura

26 June 2026 - 18:49 WIT

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap Terduga Terkait KBB Intan Jaya

26 June 2026 - 15:46 WIT

Ungkap 2 Kasus, Polda Papua Selamatkan Ribuan Liter BBM Subsidi

26 June 2026 - 14:44 WIT

32 Tim Esports di Nabire Ikut Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026

25 June 2026 - 20:11 WIT

HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Kepualauan Yapen Gelar Turnamen Mobile Legends dan Donor Darah

25 June 2026 - 19:27 WIT

Respons Cepat Kasus Malaria, Polres Nabire Gelar Bakti Kesehatan di Daerah 3T

25 June 2026 - 14:33 WIT

Trending di PERISTIWA