Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 20 Aug 2025 08:36 WIT

Bupati Jayawijaya Buka Kegiatan FGPD Penyusunan Awal RPJM 2025-2029


					Bupati Jayawijaya Atenius Murip hadir dalam FGPD penyusunan awal RPJM Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2029. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)
Foto: Agris Perbesar

Bupati Jayawijaya Atenius Murip hadir dalam FGPD penyusunan awal RPJM Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2029. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya) Foto: Agris

KABARPAPUA.CO, Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip membuka Kegiatan Forum Gabungan Perangkat Daerah (FGPD) untuk penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2029. 

Kegiatan FGPD ini digelar di Sasana Wio, Lantai I, Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa 19 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Jayawijaya Atenius Murip memberikan apresiasi kepada tenaga ahli penyusun dokumen RPJM dari Pusat Kajian Ekonomi Daerah Universitas Cenderawsih Jayapura, Papua.

“Terimakasih sudah berkenan hadir dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Jayawijaya dalam menyusun dokumen RPJM Kabupaten Jayawijaya,” katanya. 

“Saya harap agar kehadiran saudara sekalian di tempat ini, akan memberikan dampak yang positif bagi kelengkapan dokumen administrasi pembangunan di Kabupaten Jayawijaya,” kata Atenius menambahkan.

Atenius juga menyampaikan, pelaksanaan FGPD ini merupakan rangkaian tahapan yang harus dilaksanakan dalam penyusunan perencanaan pembangunan. 

Atenius juga mengatakan, hal ini tentunya sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam Permendagri Nomor 2 Tahun 2025, tentang Pedoman Penyusunan RPJM Daerah dan Rencana Startegis Perangkat Daerah Tahun 2025-2029.

“Yang mengamanatkan bahwa FGPD dilaksanakan untuk menyepakati keluaran utama renstra perangkat daerah, dan keterhubungan keluaran antara renstra dalam mencapai hasil tematik pembangunan,” ucapnya.

Hasil FGPD ini akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan FGPD. “Forum ini memiliki arti strategis, karena merupakan ruang koordinasi dan sinkronisasi antara seluruh perangkat daerah, untuk menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan,” katanya. 

RPJM, kata Atenius, bukan hanya sekadar dokumen, tetapi merupakan peta jalan pembangunan Kabupaten Jayawijaya, agar lebih terarah, terpadu dan berkesinambungan.

Bupati Jayawijaya juga berharap setiap perangkat daerah mampu mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat di bidang masing-masing, menyusun program prioritas yang selaras dengan visi dan misi daerah.

“Juga menyinkronkan kebijakan lintas sektor, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri dan mengedepankan prinsip partispatif, transparan, dan akuntabel dalam penyusunan rencana pembangunan,” terang Atenius.

Penyusunan RPJM Kabupaten Jayawijaya tahun 2025-2029, dilakukan secara bersamaan/simultan dan terkoordinasi, dengan penyusunan renstra Perangkat Daerah Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2029.

“Yang mana sebagian substansi renstra Perangkat Daerah Kabupaten Jayawijaya tahun 2025-2029 merupakan bagian dari RPJM Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2029,” ucapnya.

Menurut Atenius, hal ini dilakukan dengan menjamin kesinambungan pembangunan daerah, terutama dalam rangka meningkatkan kesinambungan pembangunan daerah.

“Serta meningkatkan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, terlebih menyangkut kualitas dan kuantitas pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, baik pada aspek pembangunan, pemerintahan, pelayanan publik, maupun pemeberdayaan masayarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Atenius menyampaikan, penyusunan RPJM Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2029 mengacu kepada visi pembangunan Kabupaten Jayawijaya 5 tahun kedepan.

“Yakni bangkit bersatu membangun Jayawijaya yang lebih baik dan maju secara berkelanjutan, yang mana diharapkan bahwa visi ini akan kita capai melalui misi pembangunan,” terangnya.

Misi pembangunan itu, kata Atenius, antara lain, meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, membangun perekonomian yang kreatif, inovatif dan maju berbasis pengelolaan sumber daya alam lokal dan agribisnis secara berkelanjutan.

Juga meningkatkan ketahanan sosial dan budaya yang adaptif, rensponsif dan partisipatif. Terus, meningkatkan kondusifitas daerah yang aman dan tenteram bagi terselenggaranya pemerintahan dan aktivitas masyarakat.

“Serta meningkatkan tata kelola pemerintahan transparan, akuntabel, adaptif. Terakhir, meningkatkan kualitas infrastruktur dasar dan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” katanya.

“Saya mengajak kepada seluruh perangkat daerah untuk bekerja sama, berpikir inovatif, dan fokus pada pencapaian target pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat jayawijaya,” tambahnya. ***(Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Konflik Dua Kelompok Menemui Titik Terang Menuju Perdamaian

21 January 2026 - 13:56 WIT

Dukung Publikasi Liga 4, Diskominfo Jayawijaya Terima Audiensi PSSI Papua Pegunungan

20 January 2026 - 13:27 WIT

Wamena Menuju Smart City: Lobi Strategis Bupati Jayawijaya Membuahkan Hasil Nyata

16 January 2026 - 12:26 WIT

Wapres Gibran Borong Hasil Bumi di Pasar Putikelek dan Pastikan Gizi MBG di Wamena

14 January 2026 - 22:21 WIT

Momen Wapres Gibran Menang Main Bola di Wamena hingga Menyesap Nikmatnya Kopi Lokal

13 January 2026 - 23:28 WIT

Perdana ke Wamena, Wapres Gibran Dijadwalkan Menginap Satu Malam

13 January 2026 - 15:31 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA