Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 13 Aug 2025 17:11 WIT

Kadis Pendidikan Papua: Sekolah Rakyat Bukan untuk Saingi Sekolah Lain 


					Situasi Sekolah Raktar Atas 25 di Kota Jayapura, Provinsi Papua. Foto: Imelda/KabarPapua.co Perbesar

Situasi Sekolah Raktar Atas 25 di Kota Jayapura, Provinsi Papua. Foto: Imelda/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Christian Sohilait memastikan kehadiran Sekolah Rakyat (SR) di Tanah Papua bukan untuk menyaingi sekolah lainnya.

Dia menjelaskan, pemerintah Provinsi Papua telah siap mendukung program SR dengan membuka sekolah di Serui, Biak, Kota Jayapura, dan Sabron, Kabupaten Jayapura..

Christian bilang, pada titik awal, SR dimulai dari Jayapura dengan nama Sekolah Rakyat Tingkat Atas 29 yang berlokasi di kantor Balai Sosial Tanah Hitam. SR di Kota Jayapura merekrut 100 siswa yang terdiri 50 siswa dari Yapen dan 50 siswa dari Kota Jayapura. Untuk jenjang SMP, 100 siswa lainnya belajar di Balai Diklat Pasir Dua.

“Kehadiran SR  bukan untuk menyaingi sekolah lain, tapi untuk menolong anak-anak yang tergolong ekonomi lemah. Kami ingin semua anak Papua punya kesempatan yang sama untuk belajar,” kata Sohilait.

Situasi Sekolah Raktar Atas 25 di Kota Jayapura, Provinsi Papua. Foto: Imelda/KabarPapua.co

Ia berharap dukungan pemerintah kabupaten dan kota, SR dapat menjadi pelengkap, sekaligus penguat sistem pendidikan di Papua. 

“Idealnya, setiap sekolah membutuhkan 9 tenaga pendidik yang direkrut langsung dari pusat. Saat ini, SR 29 telah memiliki dua guru tetap dari Kebumen dan Jepara dengan mengajar mata pelajaran Matematika dan PPKN,” katanya.

Tak hanya tenaga pendidik, tenaga non-pendidik juga telah dipenuhi, mulai dari petugas cleaning service, tenaga pendamping, pengawas putra-putri, hingga staf administrasi yang telah siap mendukung operasional sekolah.

Sementara untuk pembangunan fisik SR direncanakan mulai berjalan pada bulan September. Pemerintah berharap program ini dapat berjalan lancar dan menyentuh langsung anak-anak Papua yang paling membutuhkan. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Papua di World Press Freedom Day: Pers Harus Jadi Penerang, Bukan Penyulut Kegelapan

4 May 2026 - 22:31 WIT

Pesan Haru Wagub Papua saat Melepas Jamaah Haji: Jaga Kesehatan dan Jadi Haji Mabrur

3 May 2026 - 13:10 WIT

Selain Malaria, Inilah 2 Penyakit Menular Tertinggi di Papua

29 April 2026 - 00:45 WIT

Begini Skema Pembayaran TPP ASN Pemprov Papua

28 April 2026 - 14:57 WIT

Gubernur Papua Temui Warga yang Tolak Pengembangan RS Marthen Indey Jayapura

28 April 2026 - 14:31 WIT

Gubernur Fakhiri: Proyek Kereta Api di Papua Bukan Wacana

28 April 2026 - 08:34 WIT

Trending di KABAR PAPUA