Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 22 Jul 2025 12:50 WIT

Dari Jayawijaya ke Semarang, 30 Anak Jalanan Sambut Harapan Baru


					Pemkab Jayawijaya berangkatkan   30 anak jalanan ke Semarang. Foto:Kominfo Jayawijaya Perbesar

Pemkab Jayawijaya berangkatkan 30 anak jalanan ke Semarang. Foto:Kominfo Jayawijaya

KABARPAPUA.CO, Wamena– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya  memberangkatkan 30 anak jalanan ke Semarang  untuk mengikuti pembinaan selama setahun.

Perjalanan 30 anak jalanan kali ini merupakan bagian kloter kedua yang akan dibina oleh Yayasan Terang Bagian Sejahtera Bangsa Semarang.

Sebelumnya Pemkab Jayawijaya telah mengirimkan 20 anak jalan di gelombang pertama pada bulan Juni lalu ke Sekolah Misi Tabera Yogyakarta.

Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya,  Lekius Jikwa menjelaskan ke-30 anak ini akan transit di Jayapura dan akan menuju Semarang dibawah pimpinan Kadis Sosial Simon Kalolik.

Pelaksana tugas  Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya Simon Kalolik menjelaskan pengiriman 30 anak merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya dalam memberikan kesempatan masa depan lebih baik bagi anak jalanan.

Awalnya, keseluruhan anak jalanan, baik gelombang 1 ataupun ke-2 bisa dibina dalam satu tempat di Sekolah Misi Tabera Yogyakarta, akan tetapi tempatnya di sana tidak memadai sehingga dipindahkan ke Semarang.

“Sesuai instruksi pimpinan, kami alihkan 30 anak jalanan ini berangkat ke Semarang. Ke-30 anak akan menerima pendidikan mental, kerohanian, spiritual serta pendidikan yang disesuaikan dengan usianya,” katanya.

Pemkab Jayawijaya berharap anak-anak ini akan menjadi generasi emas Indonesia, khususnya dari Kabupaten Jayawijaya dan bisa merubah masa depan diri sendiri,  keluarga dan daerahnya  melalui kemampuan dan potensi yang dimiliki.

“Ke-50 anak yang berada di Semarang dan Yogyakarta akan mengikuti pendidikan selama setahun dengan pengawasan yang ketat dan lebih berfokus pada pendidikan kerohanian,” katanya. *** (Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bupati Jayawijaya Luncuran Noken Cenderawasih

26 June 2026 - 21:15 WIT

Bakar Semangat Kontingen Pesparawi Papua Pegunungan, Bupati Jayawijaya: Jaga Kekompakan

23 June 2026 - 16:11 WIT

Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Jayawijaya Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

23 June 2026 - 09:40 WIT

Empat Pelaku Perusakan Videotron Pemkab Jayawijaya Ditangkap Polisi

19 June 2026 - 22:08 WIT

Bupati Jayawijaya Ajak GSJA Perkuat Sinergi Bangun Papua Pegunungan

19 June 2026 - 10:04 WIT

Bupati Jayawijaya Serahkan Bantuan Rp200 Juta untuk Pesparawi Papua Pegunungan

17 June 2026 - 12:34 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA