Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 9 Jul 2025 21:32 WIT

Bukti Nyata CIMB Niaga Tekan Angka Stunting


					Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan (kedua dari kanan) bersama para petinggin CIMB Niaga lainnya saat media gathering di Jayapura. Foto: Katharina/Kaarpapua.co Perbesar

Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan (kedua dari kanan) bersama para petinggin CIMB Niaga lainnya saat media gathering di Jayapura. Foto: Katharina/Kaarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- Dalam upaya mendukung pencegahan stunting dan gizi buruk di Indonesia, PT CIMB Niaga menunjukkan komitmennya dengan menggandeng UNICEF sebagai mitra strategis.

Selama tiga tahun terakhir, bank swasta tersebut telah mengalokasikan dana sebesar Rp 4,5 miliar demi memperkuat program-program penanganan dan pencegahan stunting di berbagai wilayah.

Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan, dalam acara Media Gathering bersama wartawan di Jayapura, Selasa 8 Juli 2025 menyampaikan kolaborasi ini tidak hanya menyasar bantuan langsung kepada anak-anak terdampak, namun juga mencakup dukungan penelitian dan survei lapangan.

“Selama tiga tahun telah digelontorkan Rp4,5 miliar. Tak hanya untuk penanganan langsung terhadap penderita stunting dan gizi buruk, tapi juga untuk mendukung riset dan survei dalam mencegah stunting bersama UNICEF,” jelas Hery.

Kata Hery, pemilihan lokasi intervensi dilakukan berdasarkan data dan koordinasi dengan UNICEF, mengingat lembaga internasional ini memiliki jaringan luas dengan berbagai institusi kesehatan.

Tahun lalu, fokus program berada di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tercatat memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Sementara tahun ini, perhatian dialihkan ke sejumlah wilayah lain di Indonesia bagian timur.

“Jayapura sendiri belum kami intervensi karena masih menunggu data dari UNICEF,” katanya.

Langkah CIMB Niaga ini menjadi bagian dari kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung target nasional penurunan angka stunting, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs). *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS