Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 5 Jun 2025 16:48 WIT

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Kepulauan Yapen Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan


					Apel gabungan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)
Perbesar

Apel gabungan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen ajak masyarakat jaga lingkungan hidup. Hal ini terlihat saat menggelar apel gabungan dan jalan santai, juga sekaligus diminta peserta memungut sampah, Kamis, 5 Juni 2025.

Perayaan Lingkungan Hidup Tahun 2025 mengusung tema: “Mengakhiri Polusi Plastik”. Kegiatan apel gabungan yang berlangsung di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kepulauan Yapen dipimpin langsung Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy.

Acara ini turut dimeriahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Yapen dengan memberikan refresh edukasi penanganan sampah yang benar lewat demonstrasi pemilahan sampah, waktu membuang sampah, hingga pemberian tong sampah dan bibit pohon kepada elemen masyarakat.

Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy membacakan amanat Menteri Lingkungan Hidup/Kepala badan Pengendalian Lingkungan Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofio mengatakan, momen Hari Lingkungan Hidup ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan panggilan moral, seruan aksi kolektif, dan momentum penyadaran bersama.

“Polusi plastik adalah bom waktu ekologis. Sebab menurut United Nations Environment Programe, dunia saat ini memproduksi lebih dari 400 juta ton plastik setiap tahun. Namun hanya kurang dari 10 Yo yang berhasil didaur ulang. Sisanya mencemari tanah, sungai, laut, dan bahkan telah terdeteksi dalam rantai makanan manusia,” jelas Benyamin.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2023, total timbulan sampah mencapai 56,6 juta ton, di mana sekitar 10,8 juta ton atau hampir 20 Yo adalah sampah plastik. Ironisnya, hanya 39,01 Yo yang terkelola secara layak, sementara sisanya berakhir di TPA open dumping, dibakar terbuka, atau mencemari lingkungan.

Menindaklanjuti hal tersebut, kata Benyamin, Pemkab Kepulauan Yapen akan menyerukan agar dibuat peraturan daerah (perda) pelarangan plastik sekali pakai, Pembangunan bank sampah dan fasilitas daur ulang lokal, membuat ruang edukasi bersama (sekolah, pasar, tempat ibadah, dan kantor), dan pemberian apresiasi pejuang lingkungan.

“Setiap langkah kecil dengan memilah sampah, menolak plastik sekali pakai, memilih produk ramah lingkungan akan menciptakan gelombang peru bahan besar. Bumi tidak membutuhkan kita. Kitalah yang membutuhkan bumi. Mari kita wariskan alam yang bersih, bukan krisis yang ditinggalkan,” terang Benyamin.***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Resmi Canangkan Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI

27 July 2026 - 19:54 WIT

Musda VI KKSS Kepulauan Yapen Digelar, Siapkan Kepengurusan Baru

26 July 2026 - 18:07 WIT

Cegah Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal, OJK Papua Edukasi ASN Kepulauan Yapen

24 July 2026 - 22:26 WIT

Rian Hendrik Ajak Generasi Muda Kembangkan Seni Budaya Bernilai Ekonomi

24 July 2026 - 22:02 WIT

Pemkab Kepulauan Yapen Pastikan Revisi RTRW Berbasis Pembangunan Berkelanjutan

24 July 2026 - 10:02 WIT

UPP Serui Gelar Padat Karya 2026, Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Produktif

24 July 2026 - 09:42 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN