Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

LINGKUNGAN · 7 May 2025 18:50 WIT

Karantina Papua Gagalkan Penyelundupan Tiga Ekor Kanguru Tanah


					Karantina Papua berhasil mengamankan tiga ekor Kanguru Tanah di Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua. (Foto IST) Perbesar

Karantina Papua berhasil mengamankan tiga ekor Kanguru Tanah di Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua. (Foto IST)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Papua (Karantina Papua) berhasil mengamankan tiga ekor Kanguru Tanah dari seorang penumpang di Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua, pada Senin, 5 Mei 2025.

Petugas menemukan tiga ekor Kanguru Tanah yang dikemas secara tidak layak di dalam dua buah bag yang dibawa penumpang Kapal Motor (KM) Dobonsolo yang sedang berlabuh di Pelabuhan Jayapura, Papua.

“Jadi saat petugas karantina dan KP3L periksa, itu hewan-hewan sudah kelihatan dalam kondisi stres, karena proses penyimpanan yang tidak memenuhi standar kesejahteraan satwa,” ungkap Lutfie Natsir, Kepala Karantina Papua dalam keterangan tertulis pada Selasa, 6 Mei 2025.

Kejadian itu bermula saat ada petugas karantina dan KP3 Laut sedang melaksanakan pengawasan rutin terhadap aktivitas bongkar muat penumpang dan barang di KM Dobonsolo berlabuh di Pelabuhan Jayapura.

Kecurigaan muncul ketika petugas melihat dua buah tas jinjing besar (bag) yang dibawa dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Hal itu mendorong petugas untuk menghentikan dan memeriksa barang bawaan tersebut.

Karantina Papua berhasil mengamankan tiga ekor Kanguru Tanah di Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua. (Foto IST)

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan tiga ekor Kanguru Tanah yang dikemas secara tak layak di dalam dua buah bag tersebut. Terhadap satwa-satwa tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas karantina yang nantinya akan diserahkan ke lembaga konservasi terkait.

Sedangkan kurir yang membawanya, telah dimintai keterangan lebih lanjut. Ia mengaku hanya menjalankan permintaan seseorang yang tidak dikenalnya untuk membawa dua bag tersebut ke atas kapal tanpa mengetahui isi di dalamnya.

Menurut Lutfie, selain menjaga dari risiko masuk dan tersebarnya hama dan penyakit, Barantin sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, juga memiliki fungsi pengawasan terhadap satwa dan tumbuhan liar serta langka.

Lutfie juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna jasa pelabuhan dan masyarakat sekitar, untuk tidak terlibat dalam kegiatan perdagangan satwa liar dan selalu waspada terhadap aktivitas mencurigakan.

“Pelaporan terhadap upaya penyelundupan sangat diperlukan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kanguru Tanah adalah salah satu spesies endemik yang harus dijaga kelestariannya, kita terus bersinergi menjaga ini semua,” terangnya. ***(Imelda/Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 183 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA