Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 6 May 2025 07:03 WIT

Bupati Kepulauan Yapen: Perlu Realistis Melihat Kemampuan Fiskal Kita


					Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy saat diwawancara wartawan. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy saat diwawancara wartawan. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy berikan penjelasan terkait pemangkasan Tambahan Penghasilan Bersyarat (TPB) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 30 persen hingga 37 persen.

“Kita perlu realistis melihat kemampuan fiskal kita. Oleh karena itu, rasionalisasi mengurangi TPB sebesar 30 persen hingga 37 persen dilakukan agar pembayarannya tetap bisa berlangsung hingga Desember 2025,” jelas Benyamin.

Benyamin juga menjelaskan, pemangkasan ini mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang sangat terbatas serta kondisi fiskal daerah yang sedang menghadapi tantangan berat.

“Langkah ini bukan berarti mengorbankan ASN. Namun, justru ini upaya menyelamatkan jalannya pemerintahan dan menjamin pelayanan publik tetap berjalan hingga akhir tahun anggaran,” katanya.

Selain itu, kata Benyamin, kondisi fiskal daerah juga berdampak pada berbagai komitmen belanja yang telah berjalan, termasuk beban pinjaman daerah dan alokasi belanja wajib lainnya.

Benyamin juga menekankan bahwa setiap keputusan penganggaran telah melalui prosedur dan mekanisme sesuai aturan yang berlaku. Hal ini merupakan kebijakan strategis pemerintah demi keberlangsungan layanan publik ke depan.

“Soal kritikan, dipersilahkan bagi siapa saja memberikan kritikan, Yang penting bagi saya adalah bagaimana kita semua bertanggung jawab menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan memastikan hak-hak dasar masyarakat tetap terpenuhi,” paparnya.

Untuk itu, Benyamin mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN untuk melihat kebijakan ini sebagai bagian dari upaya penataan kembali keuangan daerah secara lebih sehat dan berkelanjutan.

“Saya siap mempertanggungjawabkan kebijakan ini. Yang utama bagi saya adalah rakyat, dan saya akan terus bekerja agar mereka tetap mendapatkan pelayanan terbai,” terangnya. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DLH Kepulauan Yapen Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Bau Tak Sedap di Selokan

17 September 2026 - 23:13 WIT

Dinas Perikanan Kepulauan Yapen Siapkan 53 Sarana Bantuan bagi Nelayan

17 September 2026 - 23:08 WIT

Dana Kampung TA 2026 Turun, DPMK Kepulauan Yapen Dorong Optimalisasi Anggaran

17 September 2026 - 16:34 WIT

Peringati Harhubnas 2026, UPP Kelas II Serui Gelar Upacara Gabungan di Pelabuhan Serui

17 September 2026 - 14:09 WIT

Dinkes Kabupaten Kepulauan Yapen Perkuat Pemeriksaan dan Pencegahan HIV-AIDS

16 September 2026 - 20:05 WIT

KKST Kepulauan Yapen Perkuat Silaturahmi dan Galang Dana untuk Pekuburan Islam

14 September 2026 - 13:22 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN