Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 30 Apr 2025 00:06 WIT

Perairan Dangkal, Kapal SPIL Hijau Jelita Kandas di Dekat Pelabuhan Serui


					Kondisi Kapal SPIL yang kandas di dekat Pelabuhan Serui, Kepulauan Yapen, Papua. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Kondisi Kapal SPIL yang kandas di dekat Pelabuhan Serui, Kepulauan Yapen, Papua. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Kapal milik PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Hijau Jelita kandas akibat perairan dangkal di wilayah Pelabuhan Kota Serui, Selasa, 29 April 2025.

Kapal SPIL Hijau Jelita yang kandas dengan memuat 6000 ton atau 418 kontainer yang sebelumnya telah bongkar muat di Pelabuhan Manokwari dan Nabire. Kapal barang ini direncanakan akan bergerak menuju Biak sebagai pelabuhan terakhir.

Syahbandar Pelabuhan Serui, Fathoni mengungkapkan, kandasnya kapal barang ini terjadi pada Selasa, 29 April 2025 sekitar pukul 07.30 WIT saat air surut yang mengakibatkan kapal sulit bergerak dan terperangkap perairan dangkal. “Kandas di ujung barat Pelabuhan Serui, sekitar 70 meter dari pelabuhan,” katanya.

Fathoni mengkonfirmasi Kapal SPIL Hijau Jelita ini telah tiba dan berlabuh pada 28 April 2025, pukul 20.00 WIT. Berbagai upaya serta koordinasi bersama Badan Pengawas dan Pengendalian (BPP) Kapal terus dilakukan pihaknya.

Melihat kondisi kandasnya kapal barang ini, berbagai upaya terus dillakukan pihak Pelabuhan Serui. Misalnya saja, melakukan pembuangan ballast water, yang merupakan prosedur darurat untuk membebaskan kapal kandas dan mencegah kerusakan kapal.

“Langkah awal sore ini, kapal akan coba kami manuver lagi setelah air pasang. Sebab tadi sudah dilakukan pembuangan ballast water. Sambil menunggu air pasang pukul 20.00 WIT,” katanya.

Pihak Pelabuhan Serui juga menggunakan upaya lain, seperti manuver kapal serta menunggu konfirmasi kedatangan Tug Boat bantuan berukuran besar milik PT SWPI untuk menarik kapal.

Kejadian kapal kandas ini bukan kali pertama, dimana kandasnya kapal ini dapat terjadi akibat kesalahan posisi, navigasi, kondisi perairan dangkal, serta faktor alam lainnya. “Kondisi posisi kapal saat ini masih dalam kondisi aman dan saat ini belum ada dampak kerugian,” katanya. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 878 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Trending di PERISTIWA