Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 6 Feb 2025 22:38 WIT

BPJS Kesehatan Jayapura Kenalkan Program Rehab Atasi Tunggakan Iuran


					Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jayapura, Hernawan Priyastomo. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jayapura, Hernawan Priyastomo. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.COKota Jayapura – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan memperkenalkan program Rehab di Jayapura.

Program ini guna memberikan kemudahan bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) untuk melakukan pembayaran iuran.

Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jayapura, Hernawan Priyastomo, mengatakan Peserta JKN-KIS segmen PBPU dan BP yang menunggak iuran dapat melakukan pembayaran secara bertahap atau mencicil lewat program tersebut.

Pembayaran dapat dilakukan dengan mudah lewat aplikasi mobile JKN. Hanya saja status kepesertaan akan aktif kembali setelah pembayaran atau ketika seluruh tagihan telah lunas.

Ia mengharapkan program ini dapat memberikan keringanan dan kemudahan bagi peserta JKN-KIS yang memiliki tunggakan iuran.  Dimana kepesertaan dapat aktif kembali setelah melakukan pelunasan pembayaran.

Sekedar diketahui syarat dan ketentuan untuk mengikuti program Rehab yaitu peserta memiliki tunggakan minimal 4-24 bulan. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 165.

Pendaftaran dapat dilakukan sampai dengan tanggal 28 bulan berjalan kecuali bulan Februari pendaftaran sampai dengan tanggal 27. Maksimal pembayaran sampai dengan 12 tahapan.

Hernawan juga menjelaskan bahwa capaian cakupan kepesertaan JKN untuk cabang Jayapura sudah mencapai 98 persen, namun tingkat keaktifan peserta baru 93 persen.

Untuk khusus kota Jayapura, cakupan keaktifan masih 83 persen. Capaian ini mengartikan sudah banyak peserta terdaftar, namun sepenuhnya belum aktif.

“Jadi kita perlu meningkatkan keaktifan tersebut baik dengan cara rehab. Tentu  juga dengan publikasi terkait  pembayaran cicilan bagi peserta mandiri yang menunggak,” pungkasnya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PLN Sukses Hadirkan Listrik Andal Sepanjang Gelaran Pesparawi Nasional di Manokwari

1 July 2026 - 16:10 WIT

Inilah Harga BBM Non Subsidi yang Berlaku Sejak 1 Juli 2026 di Tanah Papua

1 July 2026 - 12:20 WIT

Dukungan PLN Nyalakan Semangat Wirausaha di Nabire

30 June 2026 - 23:08 WIT

Perkuat Sinergi, PLN Indonesia Power UBP Holtekamp Gelar Casual Meeting dengan Media di Jayapura

29 June 2026 - 19:27 WIT

Sambut Berkah Muharram 1448 H, YBM PLN Gelar Program Khitan Sehat di Sorong

29 June 2026 - 16:18 WIT

Lampaui Target, PLN Turunkan Gangguan Listrik Hingga 43 Persen

29 June 2026 - 15:27 WIT

Trending di BISNIS