Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 11 Jan 2025 01:36 WIT

Segera Dibangun, Tugu Pekabaran Injil Kepulauan Ambai Jadi Simbol Persatuan


					Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai menerima obor peringatan seabad pekabaran injil di Kepulauan Ambai. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai menerima obor peringatan seabad pekabaran injil di Kepulauan Ambai. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Peringatan 100 tahun Injil masuk Kepulauan Ambai pada 22 Desember 2024 membawa semangat baru bagi masyarakat. Hal ini menyusul pembangunan Tugu Perahu Pekabaran Injil di wilayah tersebut.

Tugu Perahu Pekabaran Injil menjadi tanda peradaban di Kepulauan Ambai. Rencana pembangunan terungkap dalam pertemuan antara Penjabat Bupati Yapen, Suzana Wanggai bersama masyarakat Kepulauan Ambai.

Pertemuan berlangsung di rumah jabatan Bupati Kepulauan Yapen, Jumat 10 Januari 2025. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kepulauan Yapen, Pdt. Marthen Worumi, turut hadir.

Marthen menjelaskan pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari perayaan 1 abad masuknya injil di Kepulauan Ambai pada 22 Desember 2024. Peringatan ditandai dengan penyerahan Alkitab bahasa Ambai.

Menurutnya, peserta yang hadir dalam pertemuan menjadi pioner untuk meneruskan kembali kepada masyarakat di kampung. Dimana pembangunan Tugu Injil ini ditargetkan akan mulai berjalan Januari hingga Maret 2025.

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai saat pertemuan dengan masyarakat Kepulauan Ambai membahas pembangunan Tugu Perahu. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Sementara itu, Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai, mengatakan pembangunan Tugu Pekabaran Injil merupakan tantangan dan menjadi tanda dasar peradaban masyarakat Ambai.

“Injil masuk sebagai cahaya terang dan tanda peradaban. Pembangunan tugu menjadi simbol kesatuan dan persatuan yang diawali dengan menyatukan cinta, tekad dan niat dari seluruh umat tuhan khususnya di Kepulauan Ambai,” katanya.

Suzana mengajak seluruh masyarakat untuk membangun dan mengawal hingga pembangunan tugu rampung. Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan Kepulauan Ambai. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Soroti Renovasi Sekolah yang Belum Rampung

23 January 2026 - 23:21 WIT

Pesan Penting Wabup Yapen saat Penyerahan DPA hingga SK Plt OPD

23 January 2026 - 15:55 WIT

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Kandowarira

22 January 2026 - 22:01 WIT

Pengembangan Kakao, Petani Apresiasi Langkah Pemkab Kepulauan Yapen 

21 January 2026 - 22:13 WIT

TKG Belum Terbayarkan, Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Gelar RDP 

21 January 2026 - 21:51 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

Trending di BISNIS