KABARPAPUA.CO, Sentani– Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo menyerahkan bantuan CSR di Puskesmas Waibu. Bantuan ini merupakan dukungan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni BRI Cabang Sentani, di Puskesmas Waibu, Kamis 25 Januari 2024.
Dukungan CSR dari BRI Cabang Sentani, Kata Pj Triwarno dapat berlanjut karena sudah melakukan komunikasi dengan baik oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.
“Saya mengakui kerja keras yang selama ini telah dilakukan teman-teman di Dinas Kesehatan dalam penanganan stunting, dan dukungan alat-alat ini merupakan bentuk nyata keterlibatan perbankan BUMN dalam mendukung program kerja pemerintah daerah. Terima kasih BRI,” ujarnya.
Pj Triwarno berharap upaya penurunan angka stunting harus terus berlanjut di Kabupaten Jayapura, apalagi masalah stunting masuk dalam program prioritas nasional 2024.
Data dari Dinas Kesehatan, angka prevalensi stunting di Jayapura hingga Desember 2023, mencapai 11,2 persen. Kami berharap terus dapat turun dan di bawah target nasional 14 persen.
Pj Triwarno optimis, Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Kesehatan maupun tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersinergi dalam penanganan stunting bisa kita selesaikan.
“Selama ini yang tahu, kader Posyandu di tingkat kampung terus diperkuat dalam membantu penanganan stunting, mulai dari kebijakan, program hingga eksekusi di paling bawah dapat berjalan dengan baik. Dapat dilihat dari angka persentase penurunan stunting di Kabupaten Jayapura,” jelasnya.
BRI Cabang Sentani melalui program CSR, selain menyerahkan antropometri kit, dan memberikan makanan tambahan berupa susu formula kepada Puskesmas Waibu, yang nantinya diberikan kepada balita.
Manager Bisnis Mikro BRI Cabang Sentani Onni Anovtianto mengatakan bantuan CSR diberikan dalam rangka memperingati hari gizi dan ada program dari BRI Pusat mendukung program penurunan angka stunting, baik dari tingkat pusat, provinsi, kota/ kabupaten .
“Bantuan yang diberikan BRI cabang Sentani kepada Puskesma Waibu seperti, 6 paket CSR, dan makanan tambahan yang diberikan dalam 3 bulan ke depan dari bulan Januari-Maret,” tandasnya. (*)
























